Sadis! Sebelum Tembak Mati Pasutri di Banyuasin, Perampok Ini Bertamu Sambil Minum Kopi

Minggu, 10 Juli 2022 - 06:46 WIB
loading...
Sadis! Sebelum Tembak Mati Pasutri di Banyuasin, Perampok Ini Bertamu Sambil Minum Kopi
Subdit Jatanras Polda Sumatra Selatan, melakukan rekontruksi pembunuhan sadis terhadap pasutri di Kabupaten Banyuasin. Foto/iNews TV/Firdaus
A A A
BANYUASIN - Aksi perampokan bersenjata api di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, direkonstruksi oleh Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan. Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap aksi sadis pelaku perampokan yang menembak mati pasangan suami istri (Pasutri) korbannya.

Baca juga: Dendam Sering Dimarahi, Motif Sam Rampok dan Tembak Mati Suami Istri di Banyuasin

Sebelum ditembak mati, para perampok sengaja bertamu ke rumah pasutri tersebut sambil minum kopi. Ada 19 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi tersebut, dan diperagakan oleh pemeran pengganti karena pelaku penembakan bernama Ali masih buron.



Ali menembak korban Somad (40) saat korban sedang mencari kroto atau telur semut merah untuk makanan burung. Korban ditembak dari jarak dekat dibagian punggung, lalu korban terjatuh bersimbah darah.

Baca juga: Suami Asyik Lucuti Daster Selingkuhan, Wanita Ini Murka Gerebek Kamar Hotel di Palembang

Usai melakukan penembakan, Ali menyerahkan senjata api rakitan yang dipegangnya kepada Samsudin alias SAM. Melihat korban masih bergerak, Samsudin kembali menembak punggung korban yang sudah tak berbadaya.

Dari adegan yang diperagakan, ketiga pelaku sudah merencanakan pembunuhan tersebut. Pelaku yang mengenali korban, sengaja datang untuk bertamu sambil minum kopi. Tak lama berselang korban pamit ke luar rumah mencari kroto. Saat itu, salah satu pelaku memberi isyarat menembak korban yang hanya berada 50 meter dari rumahnya.

Usai membunuh korban, ketiga pelaku kembali ke rumah korban dan menembak istri korban. Ekskutornya adalah pelaku Damsir alias Kulub yang juga masih buron. Dalam rekonstruksi tersebut Kulub juga diperankan oleh pemeran pengganti.

Baca juga: Pesantren Shiddiqiyyah Ploso Jombang Minta Pemerintah Kaji Ulang Pencabutan Izin
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1583 seconds (11.252#12.26)