Berawal dari Dugaan Pencurian Uang Kotak Amal, Penjaga Makam Keramat Ki Ageng Selo Dianiaya
Rabu, 06 Juli 2022 - 10:58 WIB
loading...
Rekaman CCTV di makam Ki Ageng Selo yang ada di Kabupaten Grobogan, tiba-tiba viral setelah menunjukkan seorang juru kunci dan kakaknya diseret puluhan orang ke luar makam. Foto/dok
A
A
A
GROBOGAN - Kasus penganiayaan penjaga makan keramat Ki Ageng Selo di Kabupaten Grobogan telah ditangani aparat kepolisian. Kasus ini berawal dari dugaan pencurian uang kotak amal makam. Dari situ, melebar ke penganiayaan terhadap kakak adik, Abdur Rozak dan kakak sulungnya, Abdur Rouf.
Menurut petugas kebersihan masjid dan juru kunci makam Ki Ageng Selo yang telah ditunjuk Gusti Mung, Abdurrohim, Abdur Rozak yang juga adik kandungnya sendiri itu, telah menyabotase posisinya sebagai juru kunci, dan sering memeras para peziarah yang datang dengan memaksa mengisi buku tamu.
Dugaan pemerasan terhadap para peziarah makam Ki Ageng Selo ini, telah terjadi sejak dua bulan lalu. Namun tetap didiamkan oleh Abdurrohim dan pengelola makam lainnya. Karena tindakan Abdur Rozak dinilai sudah keterlaluan, akhirnya Abdurrohim melaporkannya ke Keraton Surakarta.
Baca juga: Grobogan Gempar! Penjaga Makam Keramat Ki Ageng Selo Diseret dan Dianiaya Puluhan Orang
Setelah menerima laporan dari Abdurrohim, puluhan orang yang diduga pengawal Keraton Surakarta, datang dan menjemput paksa Abdur Rozak dan Abdur Rouf. Abdur Rouf merupakan kakak kandung dari Abdurrohim, dan Abdur Rozak.
Abdur Sozak dan Abdur Rouf kemudian diperiksa di Polsek Tawangharjo. Polisi berusaha menjadi penengah dari kedua belah pihak, untuk bisa dilakukan perdamaian. Dalam unggahan foto di Polsek Tawangharjo, Abdurrohim terlihat memberikan sebuah bungkusan plastik yang berisikan uang Rp15 juta.
Uang tersebut, diberikan Abdurrohim kepada Abdur Rozak, sebagai gaji selama beberapa bulan bekerja menjaga makam Ki Ageng Selo. Uang tersebut sengaja disimpan Abdurrohim, karena adiknya itu sempat tidak bekerja di makam selama beberapa bulan karena sakit, namun setelah sembuh justru berbuat ulah.
Menurut petugas kebersihan masjid dan juru kunci makam Ki Ageng Selo yang telah ditunjuk Gusti Mung, Abdurrohim, Abdur Rozak yang juga adik kandungnya sendiri itu, telah menyabotase posisinya sebagai juru kunci, dan sering memeras para peziarah yang datang dengan memaksa mengisi buku tamu.
Dugaan pemerasan terhadap para peziarah makam Ki Ageng Selo ini, telah terjadi sejak dua bulan lalu. Namun tetap didiamkan oleh Abdurrohim dan pengelola makam lainnya. Karena tindakan Abdur Rozak dinilai sudah keterlaluan, akhirnya Abdurrohim melaporkannya ke Keraton Surakarta.
Baca juga: Grobogan Gempar! Penjaga Makam Keramat Ki Ageng Selo Diseret dan Dianiaya Puluhan Orang
Setelah menerima laporan dari Abdurrohim, puluhan orang yang diduga pengawal Keraton Surakarta, datang dan menjemput paksa Abdur Rozak dan Abdur Rouf. Abdur Rouf merupakan kakak kandung dari Abdurrohim, dan Abdur Rozak.
Abdur Sozak dan Abdur Rouf kemudian diperiksa di Polsek Tawangharjo. Polisi berusaha menjadi penengah dari kedua belah pihak, untuk bisa dilakukan perdamaian. Dalam unggahan foto di Polsek Tawangharjo, Abdurrohim terlihat memberikan sebuah bungkusan plastik yang berisikan uang Rp15 juta.
Uang tersebut, diberikan Abdurrohim kepada Abdur Rozak, sebagai gaji selama beberapa bulan bekerja menjaga makam Ki Ageng Selo. Uang tersebut sengaja disimpan Abdurrohim, karena adiknya itu sempat tidak bekerja di makam selama beberapa bulan karena sakit, namun setelah sembuh justru berbuat ulah.
Lihat Juga :