Pengusaha Wanita Mengamuk dan Menjerit Histeris saat Ditagih Pajak

Selasa, 05 Juli 2022 - 23:03 WIB
loading...
Pengusaha Wanita Mengamuk dan Menjerit Histeris saat Ditagih Pajak
Seorang pengusaha wanita mengamuk dan menjerit histeris saat petugas pajak dari Bapenda bersama Satpol PP Batubara menagih pajak reklame. Foto: iNewsTV/Fadly Pelka
A A A
BATUBARA - Seorang wanita yang merupakan salah seorang pengusaha di Kabupaten Batubara , Sumatera Utara seketika mengamuk dan menjerit histeris ketika tempat usahanya didatangi oleh petugas pajak.

Wanita tersebut merasa keberatan dengan tagihan pajak papan reklame karena berdiri di atas tanah miliknya.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Satpol PP Batubara melakukan razia dan penagihan terhadap para wajib pajak yang membandel di sejumlah kecamatan yang berada di Batubara, di antaranya Kecamatan Air Putih dan Kecamatan Sei Suka.

Baca juga: Viral! Pria Mandi Lumpur Protes Jalan Rusak di Lampung Selatan

Dalam razia ini petugas sempat merasa kesulitan melakukan penagihan pajak papan reklame karena salah satu pengusaha aksesoris yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Indrapura, Batubara, Sumatera Utara sempat menolak kehadiran petugas penagih pajak tersebut.

Tak hanya itu, pengusaha wanita ini juga dengan histeris berteriak mengusir petugas yang hendak menagih biaya pajak papan reklame miliknya, pasalnya pengusaha aksesoris tersebut merasa dirinya tak pantas dikenakan pajak papan reklame karena merasa papan reklame tersebut berdiri di atas tanah miliknya.



Hal serupa juga terjadi pada salah satu pengusaha hotel yang berada di Desa Simpang Kopi, Batubara, pemilik hotel merasa keberatan dengan kedatangan tim penagih pajak Bapenda Batubara secara beramai-ramai.

“Jauh hari sebelumnya para wajib pajak ini sudah diberi surat peringatan, namun mereka tetap saja membandel,” tegas Ferry Agustian, Kabid Penagihan Bapenda Batubara.

Baca juga: Detik-detik Polisi Ringkus Bandar Besar Narkoba, Sabu 25 Kg Berserakan di Bawah Kasur

Ferry mengatakan, selain melakukan penagihan terhadap para wajib pajak, Bapenda Batubara juga melakukan pemeriksaan dan penggunaan alat typing box yang merupakan meterisasi transaksi penjualan pada usaha tersebut dan secara otomatis mentransfer kerekening bapenda sebagai pajak asli daerah Batubara.

Meskipun sempat mendapat respons kurang baik dari beberapa para wajib pajak, akhirnya kondisi tersebut dapat diredakan petugas dengan memberi peringatan secara persuasif kepada para pengusaha tersebut.

Terhadap para wajib pajak yang sudah membayar pajak, Bapenda Batubara juga menempelkan stiker sebagai ucapan terima kasih dari Pemkab Batubara karena sudah membayar pajaknya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1699 seconds (10.101#12.26)