Dibangun 600 Tahun Lalu, Masjid Kuno Bondan di Indramayu Bakal Direvitalisasi

Senin, 04 Juli 2022 - 20:14 WIB
loading...
Dibangun 600 Tahun Lalu, Masjid Kuno Bondan di Indramayu Bakal Direvitalisasi
Penampakan Masjid Kuno Bondan di Indramayu yang usianya lebih dari 600 tahun.Foto/ist
A A A
INDRAMAYU - Masjid Kuno Bondan di Blok Sapuangin, Desa Bondan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang berdiri sejak 600 tahun lebih akan direvitalisasi.

Koordinator Cagar Budaya dan Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu Suparto Agustinus mengatakan, masjid tersebut dibangun pada 1414. Bangunan tempat ibadah tersebut merupakan salah satu saksi sejarah masuknya Islam di Indramayu.

Baca juga: Mengejutkan! 56 Persen Remaja Bawah Umur di Kota Bandung Pernah Lakukan Hubungan Intim

Melihat latar sejarah serta kondisi yang saat ini membutuhkan pembaruan, Pemkab Indramayu memutuskan untuk revitalisasi. "Proses pelaksanaan revitalisasi akan dilakukan pada tahun 2023 mendatang," kata dia, kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Senin (4/7/2022).

Agustinus menyampaikan, revitalisasi Masjid Kuno Bondan merupakan usulan dari masyarakat setempat melalui musrenbang kecamatan. Menurutnya, pemerintah daerah hanya sebatas fasilitator.

Adapun lanjut dia, anggaran yang akan dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk pelaksanaan revitalisasi sebanyak kurang lebih Rp1 miliar dalam bentuk dana hibah.

"Dinas hanya memberikan anggaran dalam bentuk anggaran hibah, dinas tidak mempunyai kewenangan untuk mengelola dana itu. Jadi pelaksana kita kembalikan lagi kepada masyarakat," ujar dia.

Agustinus mengungkapkan, bahwa keinginan masyarakat mengembalikan bangunan Masjid Bondan seperti aslinya agar dapat dilestarikan dan bisa menjadi tempat wisata religi.

Diketahui, Masjid Kuno Bondan masuk sebagai salah satu cagar budaya nasional yang dijaga dan dirawat oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten. Keaslian serta bentuk bangunan Masjid itu pun tetap dilestarikan hingga sekarang.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2585 seconds (10.101#12.26)