Dinilai Gagal Tangani Corona di Makassar, Yusran: Saya Sudah Bekerja Maksimal
Kamis, 25 Juni 2020 - 20:25 WIB
loading...
Prof Yusran Jusuf saat konfrensi pers terkain pencopotannya sebagai Pj Wali Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Vivi Riski Indriani
A
A
A
MAKASSAR - Belum tertanganinya kasus COVID-19 di Kota Makassar dengan baik, menjadi salah satu alasan Gubernur Sulsel , Nurdin Abdullah mencopot Yusran Jusuf sebagai Pj Wali Kota Makassar .
Saat ini, Kota Makassar menjadi wilayah episentrum penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya di Sulsel. Kota Makassar menyumbang lebih dari 50% kasus positif COVID-19 di Sulsel, yakni mencapai 2.535 kasus dari 4.297 kasus di Sulsel. Itu berdasarkan data per 25 Juni 2020.
Baca juga: Gubernur Sulsel Beberkan Alasan Penggantian Pj Wali Kota Makassar
Menanggapi itu, Yusran tak mau berkomentar banyak, begitupun soal penilaian, bahwa dia gagal menangani corona. Jelasnya sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Makassar, ia mengaku sudah bekerja maksimal untuk menekan angka penyebaran COVID-19.
"Itu urusan pimpinan, yang jelas saya sudah bekerja maksimal. Teman-teman OPD bisa lihat," kata Yusran.
Saat ini, Kota Makassar menjadi wilayah episentrum penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya di Sulsel. Kota Makassar menyumbang lebih dari 50% kasus positif COVID-19 di Sulsel, yakni mencapai 2.535 kasus dari 4.297 kasus di Sulsel. Itu berdasarkan data per 25 Juni 2020.
Baca juga: Gubernur Sulsel Beberkan Alasan Penggantian Pj Wali Kota Makassar
Menanggapi itu, Yusran tak mau berkomentar banyak, begitupun soal penilaian, bahwa dia gagal menangani corona. Jelasnya sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Makassar, ia mengaku sudah bekerja maksimal untuk menekan angka penyebaran COVID-19.
"Itu urusan pimpinan, yang jelas saya sudah bekerja maksimal. Teman-teman OPD bisa lihat," kata Yusran.
Lihat Juga :