2 Kali Mangkir Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Pelaku Pencabulan Bakal Dijemput Paksa

Sabtu, 02 Juli 2022 - 11:13 WIB
loading...
2 Kali Mangkir Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Pelaku Pencabulan Bakal Dijemput Paksa
Ilustrasi korban kekerasan pada anak. Foto: Istimewa
A A A
BANYUWANGI - FZ, pengasuh pondok pesantren (Ponpes) yang diduga melakukan tindakan asusila belum memenuhi panggilan kepolisian. Sedikitnya, dia telah dua kali mangkir dari panggilan Polres Banyuwangi.

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarna Praja mengatakan, pemanggilan keduanya dilayangkan, pada Jumat kemarin. Namun FZ belum juga terlihat dan tidak ada keterangan apapun mengenai ketidakhadirannya.

"Sampai jam 17.00 WIB tadi kita belum mendapat konfirmasi apapun dari yang bersangkutan," kata Agus Sobarna, saat dikonfirmasi SINDOnews, pada Sabtu (2/7/2022).

Baca juga: Polda Sumsel Buka Posko Pengaduan Santri Korban Pencabulan Pengasuh Pondok Pesantren

Pihaknya sendiri bakal melakukan tindakan tegas jika tidak ada itikad baik menghadiri pemeriksaan. Nantinya polisi melakukan tindakan jemput paksa jika di panggilan ketiganya.

"Sudah saya siapkan tim dan sudah saya terbitkan suratnya. Ketika yang bersangkutan ada di tempat tentu akan langsung kita bawa. Semisal tidak ada tentu akan terus kita cari," tegasnya.

Agus menambahkan, status FZ masih saksi terlapor dan kepolisian belum menetapkan tersangka kepada yang bersangkutan. Pihak penyidik ingin meminta klarifikasi atas adanya laporan dugaan tindak asusila yang dilayangkan oleh enam korban.

Baca: MNC Peduli Serahkan Bantuan Sembako Pondok ke Pondok Pesantren Alquran Kulonprogo

"Saat ini statusnya masih sebagai saksi terlapor, tapi kita juga melihat dinamika yang ada. Kita akan gelarkan sesegera mungkin untuk melihat bagaimana proses yang akan kita lakukan selanjutnya. Harapannya yang bersangkutan ini kopertif saja, hadapi proses hukum sesuai prosedur," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan pencabulan terbongkar di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Para korban telah melapor sejak seminggu lalu dan tengah dalam pendampingan tim psikolog.
(san)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1754 seconds (11.252#12.26)