Jelang Penerapan Pembatasan Pertalite dan Solar, Pengelola SPBU di Bandung Masih Bingung

Kamis, 30 Juni 2022 - 16:34 WIB
loading...
Jelang Penerapan Pembatasan Pertalite dan Solar, Pengelola SPBU di Bandung Masih Bingung
Konsumen antre membeli bahan bakar pertalite di Kota Bandung. Foto Arif Budianto
A A A
BANDUNG - Jelang penerapan pembatasan pertalite dan solar bagi konsumen, sejumlah pengekola SPBU di Kota Bandung masih kebingungan. Walaupun kebijakan tersebut akan dimulai, namun hingga kini belum ada persiapan apapun.

Pantauan di salah satu SPBU di Jalan Surapati, belum ada persiapan apapun jelang penerapan per 1 Juli besok. Hal itu itupun disampaikan Apit, salah seorang petugas SPBU yang mengaku belum menerima sosialiasi atau pemberitahuan terkait teknis pembatasan BBM bersubsidi. Baca juga: Wajib Tahu, Ini Ciri-Ciri Mobil yang Tidak Dianjurkan Minum Pertalite



"Sampai sekarang belum ada sosialisasi atau informasi apapun, tapi enggak tau kalau sosialisasi kepada pemilik. Jadi kami belum mempersiapkan apapun, " kata Apit.

Dia mengaku, selama ini dirinya hanya mendengar informasi dari media massa. Sehingga teknis pelaksanaan besok di SPBU seperti apa, dia mengaku belum mengetahui. Namun besok pihaknya akan tetap berjualan seperti biasa. Walaupun untuk volume pertalite dan solar sudah dibatasi.

Sementara itu, SPBU lainnya di Jalan Ir Juanda juga mengaku belum ada persiapan khusus. Karena untuk penggunaan My Pertamina sudah biasa dilakukan. "Persiapan khusus enggak ada. Tapi ini kan tidak serta merta besok berlaku, karena masyarakat harus mendaftar dulu. Jadi besok berjalan seperti biasa," bener dia. Baca juga: Beli Pertalite dan Solar Harus Daftar Dulu, Begini Cara Transaksinya di SPBU

Informasi yang dia dapat, penerapan pembatasan pertalite dan solar hanya untuk memastikan agar BBM subsidi tepat sasaran. Pembatasan ini dikhususkan untuk kendaraan tertentu terutama roda empat. Sementara sepeda motor berjalan normal.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1257 seconds (10.55#12.26)