Kisah Aipda Nasaruddin, Bhabinkamtibmas yang Ajarkan Mengaji Gratis untuk Anak-anak
Kamis, 30 Juni 2022 - 06:15 WIB
loading...
Bhabinkamtibmas Pos Pelayanan Meranti, Aipda Nasaruddin Hasibuan. Foto/iNews TV/Ulil Amri
A
A
A
ASAHAN - Mengenakan seragam lengkap, Aipda Nasaruddin dengan khusyuk mengajari anak-anak di Pos Pelayanan Meranti, Kabupaten Asahan, mengaji. Anggota Polri ini, selalu meluangkan waktu mengajari anak-anak itu mengaji di tengah padatnya tugas yang harus dijalaninya.
Baca juga: Kisah Inspiratif Aipda Wahyu Mulyawan, Bangun Taman Bacaan hingga Dijuluki Polisi Sayur
Bintara Polri yang bertugas sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Kota Kisaran, Polres Asahan, tersebut, selalu hadir menemani anak-anak belajar mengaji di sore hari.
Belajar mengaji itu, dilakukannya secara gratis. Anak-anak di desa tempatnya bertugas, tak perlu membayar sepeserpun untuk mendapatkan ilmu agama. "Setiap sore saya luangkan waktu di sela-sela tugas, untuk mengajari anak-anak mengaji," tutur Nasaruddin.
Baca juga: Janda Tewas Tanpa Baju di Hotel, Pelaku Kesal Diiming-imingi Uang Rp20 Juta
Kegiatan belajar mengaji gratis untuk anak-anak ini dilakukan Nasaruddin, sejak beberapa tahun lalu, tepatnya saat mulai ditugaskan menjadi Bhabinkamtibmas di Pos Pelayanan Meranti, pada tahun 2015.
Awalnya, Nasaruddin sering melihat anak-anak itu tidak ada kegiatan di sore hari. Prihatin dengan kondisi tersebut, dia pun memiliki ide untuk mengajak mereka belajar mengaji. "Saat itu saya sering menumpang sholat ashar di mushola, saya lihat anak-anak tak ada kegiatan. Akhirnya saya coba ajak untuk belajar mengaji," tuturnya.
![Kisah Aipda Nasaruddin, Bhabinkamtibmas yang Ajarkan Mengaji Gratis untuk Anak-anak]()
Niat Bhabinkamtibmas ini, ternyata disambut baik oleh warga sekitar. Akhirnya, dengan dibantu warga, Nasaruddin mendirikan rumah belajar mengaji. Awalnya hanya ada lima anak yang ikut belajar mengaji, kini terus bertambah hinga mencapai sebanyak 30 anak.
Nasaruddin mengaku senang bisa berbagi ilmu mengaji dengan anak-anak dan warga desa, karena selain bisa dekat dengan warga, kegiatan ini juga memiliki nilai positif dalam membangun sosial kemansyarakatan.
Baca juga: Ada Ladang Ganja di Lahan Perhutani, Begini Kronologi Penemuannya
Abdi negara itu tak pernah lelah hadir di tengah masyarakat yang membutuhkannya. Di tengah kesibukan tugas yang menumpuk, pelayanan masyarakat tetap menjadi semangat utamanya dalam mengabdi.
Hal ini tentunya membuat warga di desa tempatnya bertugas, sangat senang. Rudianto, salah seorang warga mengaku senang dengan kehadiran Aipda Nasaruddin. "Desa kami menjadi lebih aman, dan anak-anak memiliki kegiatan positif di sore hari," ungkapnya.
Baca juga: Kisah Inspiratif Aipda Wahyu Mulyawan, Bangun Taman Bacaan hingga Dijuluki Polisi Sayur
Bintara Polri yang bertugas sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Kota Kisaran, Polres Asahan, tersebut, selalu hadir menemani anak-anak belajar mengaji di sore hari.
Belajar mengaji itu, dilakukannya secara gratis. Anak-anak di desa tempatnya bertugas, tak perlu membayar sepeserpun untuk mendapatkan ilmu agama. "Setiap sore saya luangkan waktu di sela-sela tugas, untuk mengajari anak-anak mengaji," tutur Nasaruddin.
Baca juga: Janda Tewas Tanpa Baju di Hotel, Pelaku Kesal Diiming-imingi Uang Rp20 Juta
Kegiatan belajar mengaji gratis untuk anak-anak ini dilakukan Nasaruddin, sejak beberapa tahun lalu, tepatnya saat mulai ditugaskan menjadi Bhabinkamtibmas di Pos Pelayanan Meranti, pada tahun 2015.
Awalnya, Nasaruddin sering melihat anak-anak itu tidak ada kegiatan di sore hari. Prihatin dengan kondisi tersebut, dia pun memiliki ide untuk mengajak mereka belajar mengaji. "Saat itu saya sering menumpang sholat ashar di mushola, saya lihat anak-anak tak ada kegiatan. Akhirnya saya coba ajak untuk belajar mengaji," tuturnya.

Niat Bhabinkamtibmas ini, ternyata disambut baik oleh warga sekitar. Akhirnya, dengan dibantu warga, Nasaruddin mendirikan rumah belajar mengaji. Awalnya hanya ada lima anak yang ikut belajar mengaji, kini terus bertambah hinga mencapai sebanyak 30 anak.
Nasaruddin mengaku senang bisa berbagi ilmu mengaji dengan anak-anak dan warga desa, karena selain bisa dekat dengan warga, kegiatan ini juga memiliki nilai positif dalam membangun sosial kemansyarakatan.
Baca juga: Ada Ladang Ganja di Lahan Perhutani, Begini Kronologi Penemuannya
Abdi negara itu tak pernah lelah hadir di tengah masyarakat yang membutuhkannya. Di tengah kesibukan tugas yang menumpuk, pelayanan masyarakat tetap menjadi semangat utamanya dalam mengabdi.
Hal ini tentunya membuat warga di desa tempatnya bertugas, sangat senang. Rudianto, salah seorang warga mengaku senang dengan kehadiran Aipda Nasaruddin. "Desa kami menjadi lebih aman, dan anak-anak memiliki kegiatan positif di sore hari," ungkapnya.
(eyt)
Lihat Juga :