Afatar Tewas Akibat Hirup Gas Beracun di Mojokerto
Jum'at, 24 Juni 2022 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sempat Mengudara 30 Menit, Pesawat Lion Air Kembali Mendarat di Bandara Juanda
Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar, Jalunaskutub mengatakan, pekerja yang kritis tersebut, masih dirawat di ICU dan harus dipasang ventilator. "Diduga mereka menghirup gas beracun. Mereka dirujuk dari Rumah Sakit Pusdik Brimob Watukosek," tuturnya.
Sementara dua pekerja yang tewas adalah, Afatar Febian Ardiansah, warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dan Bambang Arif Purwanto warga Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Keduanya langsung dibawa pulang kelurganya, untuk dimakamkan.
Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa dua pekerja ini, terjadi di dalam area perusahaan PT HAN yang bergerak di bidang pengolahan limbah B3. Keempat pekerja yang mengalami kecelakaan kerja tersebut, bertugas membersihkan tandon pengolahan limbah.
Baca juga: 8 Fakta Istri Perwira Polisi Digerebek Ngamar Bersama AKP, No 3 Hanya Kenakan Daster
Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar, Jalunaskutub mengatakan, pekerja yang kritis tersebut, masih dirawat di ICU dan harus dipasang ventilator. "Diduga mereka menghirup gas beracun. Mereka dirujuk dari Rumah Sakit Pusdik Brimob Watukosek," tuturnya.
Sementara dua pekerja yang tewas adalah, Afatar Febian Ardiansah, warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dan Bambang Arif Purwanto warga Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Keduanya langsung dibawa pulang kelurganya, untuk dimakamkan.
Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa dua pekerja ini, terjadi di dalam area perusahaan PT HAN yang bergerak di bidang pengolahan limbah B3. Keempat pekerja yang mengalami kecelakaan kerja tersebut, bertugas membersihkan tandon pengolahan limbah.
Baca juga: 8 Fakta Istri Perwira Polisi Digerebek Ngamar Bersama AKP, No 3 Hanya Kenakan Daster
Lihat Juga :