alexametrics

Pendukung Bakal Calon Bupati Rusak Kantor KPU Indramayu

loading...
Pendukung Bakal Calon Bupati Rusak Kantor KPU Indramayu
Puluhan massa pendukung calon bupati perseorangan di Kabupaten Indramayu, mengamuk di kantor KPU Kabupaten Indramayu. Foto/iNews TV/Toiskandar
A+ A-
INDRAMAYU - Puluhan massa pendukung Bakal Calon (Balon) Bupati Indramayu, dari jalur perseorangan, mendatangi dan merusak Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu.

(Baca juga: Tes Swab Mandiri, Ayah dan Dua Anaknya di Cimahi Positif COVID-19)

Massa yang emosi langsung datang dan memprotes kebijakan KPU Kabupaten Indramayu, untuk menunda pelaksanaan verifikasi faktual terhadap berkas dukungan untuk Balon Bupati Indramayu, dari jalur perseorangan.



Petugas kepolisian berusaha menghalau massa pendukung pasangan Toto Sucartono-Deis Handika, namun tidak dihiraukan. Bahkan, sejumlah massa merangsek masuk ke dalam kantor KPU Kabupaten Indramayu, dan membanting kursi serta peralatan yang ada di dalam kantor.

(Baca juga: 8 Pemandu Lagu Seksi Dicokok Satpol PP Lamongan Saat Temani Tamu)

Suderajat, perwakilan dari pendukung pasangan calon Toto Sucartono-Deis Handika mengungkapkan, para pendukung calon perseorangan sangat kecewa dengan sikap yang diambil KPU Kabupaten Indramayu.

"Keputusan KPU sangat merugikan Balon Bupati Indramayu dari jalur perseorangan. Sudah jauh hari kami melakukan koordinasi dengan para pendukung, untuk proses verifikasi. Ternyata, verifikasi itu ditunda," tuturnya.

(Baca juga: Memilukan, Perawat Hamil 8 Bulan Meninggal Akibat COVID-19)

Sementara Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Toni Fathoni mengatakan, penundaan proses verifikasi faktual ini merupakan keputusan KPU Pusat. "Penundaan ini dikarenakan tim verifikasi dari PPK dan PPS belum menjalani rapid test," tuturnya.

Akibat aksi massa tersebut, petugas mengamankan tiga orang pendukung Balon Bupati Indramayu dari jalur perseorangan, yang telah melakukan aksi pengrusakan fasilitas negara.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak