Pastikan Penanganan PMK Maksimal, Ridwan Kamil Imbau Warga Tenang Jelang Idul Adha
Senin, 20 Juni 2022 - 18:16 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat meninjau vaksinasi PMK pada sapi di Desa Cilembu, Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin (20/6/2022). Foto/Humas Jabar
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memastikan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan di Jabar maksimal. Dia meminta masyarakat tetap tenang dan tak khawatir PMK pada hewan kurban jelang Idul Adha 1443 Hijriah.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, salah satu upaya penanganan PMK hewan di Jabar, yakni dengan mempercepat vaksinasi.
"Masyarakat Jabar tetap tenang, penanganan PMK hewan di Jabar tertangani dengan baik menjelang Idul Adha bulan depan, jangan khawatir," tutur Kang Emil usai meninjau vaksinasi PMK pada sapi di Desa Cilembu, Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin (20/6/2022).
Baca juga: Ridwan Kamil Beri 3 Catatan Penting Soal Insiden Kematian 2 Bobotoh di Stadion GBLA
Dia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi PMK pada hewan ternak di Jabar dilakukan tiga tahap, yakni suntikan pertama, kedua, dan booster. "Sama seperti vaksinasi COVID-19, suntikan pertama, kedua dan booster," sebutnya.
Bagi hewan ternak yang sudah dipastikan sehat dan cukup umur untuk disembelih, kata Kang Emil, akan dipasangkan sertifikat pada lehernya sebagai penanda bahwa hewan tersebut sehat dan siap dikonsumsi.
"Semua yang sehat akan dikasih sertifikat yang bisa dicek menggunakan handphone. Jadi, nanti di setiap kuping sapi sehat bisa di-scan barcode-nya, menandakan itu siap untuk dilakukan kegiatan khususnya untuk sapi potong," terangnya.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, salah satu upaya penanganan PMK hewan di Jabar, yakni dengan mempercepat vaksinasi.
"Masyarakat Jabar tetap tenang, penanganan PMK hewan di Jabar tertangani dengan baik menjelang Idul Adha bulan depan, jangan khawatir," tutur Kang Emil usai meninjau vaksinasi PMK pada sapi di Desa Cilembu, Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin (20/6/2022).
Baca juga: Ridwan Kamil Beri 3 Catatan Penting Soal Insiden Kematian 2 Bobotoh di Stadion GBLA
Dia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi PMK pada hewan ternak di Jabar dilakukan tiga tahap, yakni suntikan pertama, kedua, dan booster. "Sama seperti vaksinasi COVID-19, suntikan pertama, kedua dan booster," sebutnya.
Bagi hewan ternak yang sudah dipastikan sehat dan cukup umur untuk disembelih, kata Kang Emil, akan dipasangkan sertifikat pada lehernya sebagai penanda bahwa hewan tersebut sehat dan siap dikonsumsi.
"Semua yang sehat akan dikasih sertifikat yang bisa dicek menggunakan handphone. Jadi, nanti di setiap kuping sapi sehat bisa di-scan barcode-nya, menandakan itu siap untuk dilakukan kegiatan khususnya untuk sapi potong," terangnya.
Lihat Juga :