Terungkap! Mayat di Kebun Salak Ternyata Pencuri Cabai yang Tewas Dianiaya Remaja
Kamis, 16 Juni 2022 - 19:06 WIB
loading...
Wakapolres Sleman Kompol Toni Priyanto mengungkap, mayat tersebut adalah WBP (49) warga Donokerto. MPI/Erfan
A
A
A
SLEMAN - Misteri penemuan mayat dengan luka tusuk di kebun salak Padukuhan Gading Kulon, Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Rabu (15/6/2022) kemarin akhirnya terungkap . Korban ternyata adalah pencuri cabai yang tertangkap basah oleh pemilik lahan.
Wakapolres Sleman Kompol Toni Priyanto mengungkap, mayat tersebut adalah WBP (49) warga Donokerto. Dia tewas karena dianiaya oleh HH (17) remaja yang masih berstatus pelajar asal Donokerto Turi Sleman.
Remaja ini menangkap basah korban tengah mencuri cabai di lahan milik S yang merupakan kerabat dari HH. "S juga merupakan tetangga HH," ujar dia, Kamis (16/6/2022).
HH melakukan penganiayaan usai mengetahui korban mencuri cabai di lahan milik S. Pagi itu, HH memang bersama S melakukan pengintaian di sawah. Pasalnya, sawah milik S sering disatroni maling usai harga cabai melambung.
Baca: Polisi Bongkar Makam Siswa SD di Binjai, Hasil Autopsi Ditemukan Bekas Penganiayaan.
Wakapolres Sleman Kompol Toni Priyanto mengungkap, mayat tersebut adalah WBP (49) warga Donokerto. Dia tewas karena dianiaya oleh HH (17) remaja yang masih berstatus pelajar asal Donokerto Turi Sleman.
Remaja ini menangkap basah korban tengah mencuri cabai di lahan milik S yang merupakan kerabat dari HH. "S juga merupakan tetangga HH," ujar dia, Kamis (16/6/2022).
HH melakukan penganiayaan usai mengetahui korban mencuri cabai di lahan milik S. Pagi itu, HH memang bersama S melakukan pengintaian di sawah. Pasalnya, sawah milik S sering disatroni maling usai harga cabai melambung.
Baca: Polisi Bongkar Makam Siswa SD di Binjai, Hasil Autopsi Ditemukan Bekas Penganiayaan.
Lihat Juga :