Kasdam XVIII/Kasuari Perintahkan Cek Kembali Senpi dan Amunisi, Ada Apa?

Jum'at, 10 Juni 2022 - 06:08 WIB
loading...
Kasdam XVIII/Kasuari Perintahkan Cek Kembali Senpi dan Amunisi, Ada Apa?
Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga mengecek pasukan dalam apel di lapangan upacara Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Kamis (9/6/2022). Foto: Istimewa
A A A
MANOKWARI - Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga dengan tegas mengingatkan kepada seluruh pimpinan satuan agar mengecek kembali penggunaan senjata dan amunisi.

Hal tersebut ditegaskan Kasdam menyusul aksi penjualan amunisi oleh oknum TNI yang kembali marak di wilayah Papua.

Penekanan penting ini disampaikan Kasdam saat memimpin apel olahraga raga pagi, di lapangan upacara Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Kamis (9/6/2022).

Baca juga: Oknum Anggota TNI AD Penembak Adik Ipar saat Acara Resepsi Pernikahan Ditahan Pomdam Kasuari

Dalam arahannya, Kasdam mengatakan agar seluruh pimpinan dan komandan satuan supaya bertanggungjawab memastikan pengunaan senjata dan amunisi harus sesuai prosedur begitu juga gudang senjata.



Dia menegaskan, yakinkan administrasi serta pengamanan penggunaan senjata dan munisi jangan sekali-kali ada kekeliruan, semua harus tercatat dan diawasi dengan benar.

“Para Dansat agar lakukan pemeriksaan sampai dengan kepada satuan jajaran paling bawah yang menggunakan senjata. Ini penting karena penjualan amunisi tidak sebanding dengan apa yang kita jual dan konsekuensinya dipecat, sehingga dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang terdekat,” kata Kasdam.

Baca juga: Wanita di Sorong Dirampok, Harta Benda Digasak lalu Diperkosa

Karena itu, seluruh anggota harus paham dan mengerti, apapun alasannya tidak boleh menjual amunisi ataupun menggunakan senjata dalam skala yang tidak penting yang tidak ada kaitan dengan tugas. “Kalau tak perlu sekali, lebih baik tidak usah resikonya berat,” ucap putra asli Papua ini.

Berikutnya, Kasdam juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga kesehatan, jangan ada yang sakit.

“Rajin-rajinlah berolahraga, segera berobat, dan jangan lupa dicek juga perkembangan kesehatannya, kalau kesehtan terjaga tentu tugas pokok tidak terhambat,” tandasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1629 seconds (11.210#12.26)