Warga Baros Sukabumi Resah, Pelajar SMP Dibacok Pengendara Motor
Sabtu, 28 Mei 2022 - 01:57 WIB
loading...
Tangkapan layar rekaman CCTV yang menunjukkan dua remaja boncengan sambil mengayunkan celurit di Sukabumi, Jawa Barat.Foto/ist
A
A
A
SUKABUMI - Seorang pelajar menjadi korban pembacokan di Jalan Proklamasi, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jumat (27/5/2022) sekira pukul 11.00 WIB. Aksi pembacokan ini terekam kamera CCTV. Nampak ada 5 orang mengendarai 2 sepeda motor kabur sambil mengacungkan celurit.
Korban GR (13), pelajar salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sukabumi menderita luka bacok 5 jahitan dengan kedalaman 3 centimeter. Mirisnya, kejadian ini bersamaan dengan deklarasi penolakan geng motor di Mapolres Kota Sukabumi.
Baca juga: Perang Lawan Penjahat Jalanan, Polresta Cirebon Ringkus 2 Pimpinan Geng Motor
Orang tua korban, TD (43) menuturkan anaknya pendiam dan tidak banyak bertingkah apalagi ikut-ikutan menjadi anggota geng motor. Sepengetahuan dia, anaknya tidak mempunyai musuh dan tidak mempunyai masalah dengan orang lain.
"Anak saya baru kelas 1 SMP, masih polos dan orangnya baik, tidak menyangka menjadi korban pembacokan. Saya selalu orang tuanya berharap kepada Kepolisian agar segera menangkap pelakunya," ujar orang tua korban kepada MNC Portal Indonesia.
Korban GR (13), pelajar salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sukabumi menderita luka bacok 5 jahitan dengan kedalaman 3 centimeter. Mirisnya, kejadian ini bersamaan dengan deklarasi penolakan geng motor di Mapolres Kota Sukabumi.
Baca juga: Perang Lawan Penjahat Jalanan, Polresta Cirebon Ringkus 2 Pimpinan Geng Motor
Orang tua korban, TD (43) menuturkan anaknya pendiam dan tidak banyak bertingkah apalagi ikut-ikutan menjadi anggota geng motor. Sepengetahuan dia, anaknya tidak mempunyai musuh dan tidak mempunyai masalah dengan orang lain.
"Anak saya baru kelas 1 SMP, masih polos dan orangnya baik, tidak menyangka menjadi korban pembacokan. Saya selalu orang tuanya berharap kepada Kepolisian agar segera menangkap pelakunya," ujar orang tua korban kepada MNC Portal Indonesia.
Lihat Juga :