Keluarga Korban Tewas Tenggak Miras Oplosan di Jayapura Minta Polisi Tangkap Pemilik

Selasa, 24 Mei 2022 - 17:09 WIB
loading...
Keluarga Korban Tewas...
Sejumlah keluarga korban yang tewas menenggak miras oplosan di Kota Sorong mengamuk dan menghancurkan penginapan milik juragan korban. Foto: iNewsTV/Chanry Andrew Suripaty
A A A
SORONG - Keluarga korban tewas minum minuman keras (miras) di Jayapura untuk menangkap pemilik, HS. Mereka tidak terima empat kerabatnya meninggal setelah menenggak miras oplosan .

Sebelumnya diberitakan, sekelompok warga di Kota Sorong mengamuk dan menghancurkan sebuah penginapan sederhana milik HS, juragan miras ilegal di daerah itu.

Polisi berhasil mengamankan situasi dan telah memeriksa juragan miras ilegal tersebut. Empat warga Kota Sorong dilaporkan meninggal dunia setelah menenggak miras oplosan di Kota Jayapura. Tidak terima kematian kerabat mereka, sejumlah warga menghancurkan penginapan milik juragan HS.

Baca juga: 4 Tewas Tenggak Miras Oplosan, Amuk Keluarga Korban Pecah Hancurkan Penginapan

Sejumlah warga di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa siang tadi merusak bangunan penginapan pandawa di Jalan Danau Limboto, Kelurahan Klawasi Distrik Sorong Barat.

Diduga pemilik penginapan Pandawa ini yang mengajak kurang lebih 13 orang warga Kota Sorong untuk diperkerjakan ke Jayapura.



Saat menenggak miras oplosan ini diduga yang memberikan miras oplosan ini berinisial HS atau juragan para korban.

HS ini diketahui memiliki sejumlah bisnis di Kota Jayapura dan mempekerjakan ke 13 warga Kota Sorong ini untuk dipekerjakan di tempat usahanya yang berada di Jayapura.

Ketiga warga yang meninggal saat ini masih diberada di rumah sakit di Jayapura, satu warga lainnya meninggal dunia dua minggu sebelumnya dan telah dimakamkan.

Baca juga: Sorong Mencekam! Bentrok 2 Kubu, 7 Orang Tewas dan Tempat Hiburan Malam Dibakar


Sementara itu, pihak kelurga korban, Stevanus Turgefai mengatakan, ada empat warga meninggal, satu warga meninggal dua minggu lalu dua warga kemarin dan satu warga meninggal tadi pagi.

Stevanus menjelaskan, ke empat warga ini berangkat ke Jayapura untuk bekerja di lokasi usaha HS. Saat menenggak miras oplosan tersebut miras tersebut diberikan oleh HS yang merupakan bos pemilik usaha di tempat korban meninggal.

“Karena menenggak miras oplosan, empat warga lainnya masih dalam kondisi kritis dan sedang mendapat perawatan intensif di rumah sakit di Jayapura karena bersama-sama menengak miras oplosan,” ungkapnya.

Stevanus meminta pihak kepolisian untuk menangkap HS yang diduga melakukan sejumlah bisnis ilegal termasuk usaha miras oplosan.

Baca juga: Terjadi Lagi, Oknum Anggota Brimob Aniaya Warga di Kota Sorong


Kapolres Sorong Kota AKBP Kindangen mengatakan, kejadian meninggalnya korban menenggak miras oplosan tersebut terjadi di wilayah Kota Jayapura.

“Namun para korban ini memiliki keluarga besar di Kota Sorong, kerabat korban yang tidak terima kemudian meluapkan kemarahan mereka dengan menghancurkan tempat usaha HS berupa penginapan kelas melati,” bebernya.

Polisi yang tiba di TKP langsung melakukan pengamanan dan membangun komunikasi dengan pihak keluarga.

“HS juragan para korban ini telah diperiksa polisi dari Polsek Sorong Barat, namun karena belum ditemukan cukup bukti, HS dilepaskan” kata kapolres.

HS kini berada di Kota Jayapura untuk mengurus kepulangan jenazah para korban yang meninggal dunia.

Konsentrasi massa dapat terkendali di lokasi penginapan pandawa yang dirusak massa.

Petugas polisi menenangkan warga dan tidak bertindak main hakim sendiri upaya kepolisan telah di lakukan untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Kota Jayapura.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
Gerakan Doom Tra Kosong,...
Gerakan Doom Tra Kosong, Masyarakat Sorong Diajak Belajar Bahasa Inggris
1.037 Peserta Seleksi...
1.037 Peserta Seleksi CPNS dan Masyarakat Manokwari Selatan Diimbau Jaga Kamtibmas
Horor, Seorang Pria...
Horor, Seorang Pria di Purwakarta Ngamuk dan Bacok 13 Warga di Jalanan
Kejagung Diminta Selidiki...
Kejagung Diminta Selidiki Proyek Pembangunan Jalan Kaimana-Wasior Papua Barat
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Sekolah di Sorong Dapat...
Sekolah di Sorong Dapat Bantuan Revitalisasi, Perpustakaan hingga Laboratorium Diperbaiki
Terungkap, 2 Pria Australia...
Terungkap, 2 Pria Australia Memasok Senjata ke KKB Papua Barat untuk Melawan Indonesia
Rekomendasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved