Resmikan Rumah Resiliensi, Muhadjir: Kita Harus Belajar dari Negara Lain

Selasa, 24 Mei 2022 - 05:52 WIB
loading...
Resmikan Rumah Resiliensi, Muhadjir: Kita Harus Belajar dari Negara Lain
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meresmikan Rumah Resiliensi Indonesia di Nusa Dua, Bali, Senin (23/5/2020). Foto SINDOnews
A A A
DENPASAR - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy meresmikan Rumah Resiliensi Indonesia di Nusa Dua, Bali, Senin (23/5/2020). Pada kesempatan itu Muhadjir menekankan perlunya saling belajar dalam menanggulangi resiko bencana.

"Apalagi Indonesia merupakan negara pelanggan bencana karena terletak di ring of fire. Saling belajar. Kita juga akan belajar dari negara lain," ujar Menteri Muhadjir. Baca juga: Menko PMK Tegaskan Tak Ada Dana Haji untuk Infrastruktur, Pemerintah Justru Nomboki



Peresmian dilakukan di ajang pameran solusi kebencanaan Adexco (Asia Disaster Management & Civil Protection Expo & Conference) 2022. Pameran ini merupakan program pendamping dalam perhelatan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-7.

"Rumah Resiliensi Indonesia merupakan kumpulan penggiat sosial, volunteer dan filantropi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pengurangan risiko bencana di Indonesia," kata Muhadjir.

Dia mengapresiasi kerja keras hingga terbentuknya rumah resiliensi. "Ini dibuat atas biaya mereka sendiri di luar GPDRR," imbuh Muhadjir.



Menurutnya, rumah resiliensi ini dapat dijadikan pengunjung dari 193 negara yang merupakan peserta GPDRR untuk saling berbagi pengalaman mitigasi bencana. Dia mengajak semua pihak peduli terhadap upaya pengurangan risiko bencana di tanah air.

Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan, Indonesia menjadi salah satu negara dari 30 negara yang ada di dunia sangat rawan bencana.

Menurutnya, ada beberapa pengalaman yang bisa dibagikan kepada negara lain, seperti penanganan gempa Palu dan NTB yang bisa dilakukan secara cepat. Baca juga: Kunjungi Masjid Satu-satunya di Hanoi, Menko PMK Silaturahmi dengan Komunitas Muslim Vietnam

Kemudian penanganan rekonsiliasi dan rehabilitasi bencana erupsi Gunung Semeru. "Juga pandemi COVID-19, dalam jangka dua tahun kita sudah menanganinya dengan baik," papar Suharyanto.

Direktur Utama Adexco Noury Hetharia mengatakan, pameran bertujuan mendorong lahirnya produk-produk dalam negeri dalam rangka membantu mengurangi risiko bencana."Kita ingin negeri ini bisa mencapai ketangguhan bencana sehingga semua siap untuk selamat," kata Noury.

Ke depannya, Adexco akan menjadi agenda rutin pameran solusi kebencanaan terbesar di dunia. "Goal kita adalah bagaimana ke depan Indonesia bisa menjadi pusat solusi kebencanaan," ujarnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1365 seconds (11.97#12.26)