Mengejutkan! Saksi Bantah Isi BAP Polisi Soal Ceramah Bahar bin Smith

Selasa, 17 Mei 2022 - 15:39 WIB
loading...
Mengejutkan! Saksi Bantah Isi BAP Polisi Soal Ceramah Bahar bin Smith
Fakta mengejutkan disampaikan saksi dalam sidang lanjutan kasus hoaks yang menjerat Habib Bahar bin Smith di PN Bandung, Kota Bandung, Selasa (17/5/2022).
A A A
BANDUNG - Fakta mengejutkan diungkapkan saksi dalam sidang lanjutan perkara berita bohong atau hoaks yang menjerat Habib Bahar bin Smith . Saksi membantah isi berita acara pemeriksaan (BAP) polisi terkait isi ceramah Bahar bin Smith di Margaasih, Kabupaten Bandung yang dinilai bermuatan hoaks.

Fakta tersebut mencuat saat Aziz Zanuar, kuasa hukum Bahar bin Smith mencecar salah seorang saksi bernama Dedi Nasrudin soal BAP yang dibuat polisi di Polsek Margaasih.

Dedi mengakui, dirinya menyaksikan langsung ceramah yang disampaikan pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Allawiyin itu. Dedi sendiri merupakan pedagang yang berjualan di sekitar lokasi Bahar bin Smith menyampaikan ceramahnya.

Baca juga: Habib Bahar bin Smith Bersyukur Eksepsi Ditolak Hakim, Alasannya Mengejutkan

Meski mengaku tak mendengarkan ceramah Bahar bin Smith secara rinci karena terbatasnya pendengaran mengingat banyaknya jemaah yang hadir, namun Dedi menyatakan bahwa Bahar bin Smith secara umum meminta jemaah yang hadir untuk meningkatkan keamanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT. Selain itu, Bahar bin Smith juga meminta para jemaah meningkatkan kecintaan pada Rasul dan keturunannya.

"Saya kurang fokus karena jaga anak-anak, soalnya banyak orang menonton tabligh akbar. Ya kadang-kadang nonton, tetapi saya sibuk jaga anak dan jualan kopi jadi enggak terlalu fokus. Yang saya dengar, sebagian harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Kemudian, yang lain harus mencontoh istri Rasulullah dan para habib," tutur Dedi di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (17/5/2022).

Aziz pun kemudian bertanya kepada Dedi soal ada tidaknya keterangan yang disampaikannya saat di-BAP polisi terkait kabar pembantaian 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) seperti yang didakwakan Jaksa kepada Bahar bin Smith.

"Pendapat saya terkait 6 pengawal beliau, 6 laskar beliau dibunuh, dibantai, disiksa, dicopot kukunya, dibantai, dikuliti, kemaluanya dibakar, mereka dibikin seperti binatang itu adalah informasi yang berlebihan dan banyak media yang memberitakan berita hoaks karena pandangan saya aparatur negara tidak akan melakukan hal yang sedemikian dan menjunjung tinggi hak asasi manusia, ada ucapan seperti itu?" tanya Aziz mengulang pernyataan di BAP.

Dedi pun memberikan jawaban mengejutkan. Menurutnya, dia tak pernah memberikan keterangan tersebut.

"Enggak," tegasnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1106 seconds (10.177#12.26)