Menengok Lokasi Syuting Desa Penari dalam Film KKN Desa Penari
Selasa, 17 Mei 2022 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
"Wis pokoknya ribet banget. Waktu syuting pas banyak kegiatan warga. Pas garap lahan karena musim tanam, musim hajatan dan juga musim hujan,"terang dia.
Istri menyebut, 4 rumah digunakan untuk lokasi syuting film. Di antaranya rumah Ngadinah yang digunakan sebagai lokasi Pak Prabu menyambut KKN dan menjadi posko KKN perempuan. Rumah Ngatimin digunakan untuk Posko KKN lelaki sebelum mereka pindah ke Posko KKN lebih besar.
Kemudian rumah Marsono yang dalam syuting digunakan untuk minum kopi pahit tetapi terasa manis. Rumah Ngatimin digunakan untuk bercengkerama di ruang tengah.
Rumah Ngadiyo menjadi sentra utama pengambilan gambar adegan di mana ada warga mengintip Widya namun yang terlihat hanya ular besar, tempat Bayu melempar kepala monyet dan tempat tubuh Bima dan Ayu terbujur kaku sebelum meninggal dunia.
"Rumah-rumah tersebut kini sebagian sudah berubah karena sudah mendapat bantuan Rumah Tapak Layak Huni (RTLH),"papar dia.
Istri menyebut, 4 rumah digunakan untuk lokasi syuting film. Di antaranya rumah Ngadinah yang digunakan sebagai lokasi Pak Prabu menyambut KKN dan menjadi posko KKN perempuan. Rumah Ngatimin digunakan untuk Posko KKN lelaki sebelum mereka pindah ke Posko KKN lebih besar.
Kemudian rumah Marsono yang dalam syuting digunakan untuk minum kopi pahit tetapi terasa manis. Rumah Ngatimin digunakan untuk bercengkerama di ruang tengah.
Rumah Ngadiyo menjadi sentra utama pengambilan gambar adegan di mana ada warga mengintip Widya namun yang terlihat hanya ular besar, tempat Bayu melempar kepala monyet dan tempat tubuh Bima dan Ayu terbujur kaku sebelum meninggal dunia.
"Rumah-rumah tersebut kini sebagian sudah berubah karena sudah mendapat bantuan Rumah Tapak Layak Huni (RTLH),"papar dia.
(msd)
Lihat Juga :