Horor! Warga Tamelang Saksikan Mayat Berserakan dan Banjir Darah di Jalan Usai Elf Hajar Motor

Minggu, 15 Mei 2022 - 22:41 WIB
loading...
Horor! Warga Tamelang Saksikan Mayat Berserakan dan Banjir Darah di Jalan Usai Elf Hajar Motor
Kecelakaan maut terjadi di Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Minggu (15/5/2022). Foto/Ist.
A A A
KARAWANG - Kecelakaan maut di Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (15/5/22) sore, menyisakan kengerian bagi warga. Mereka tidak menyangka kecelakaan maut itu bisa terjadi, hingga membuat mayat berserekan di jalan.

Baca juga: BREAKING NEWS! Elf Seruduk 17 Orang di Purwasari, 7 Tewas

Mobil Elf dengan nomor polisi T 7556 DB tiba-tiba saja oleng, dan ke luar jalur hingga melawan arus, lalu menabrak sejumlah pengendara motor. Warga langsung memberikan pertolongan kepada korban yang berserakan di jalan.



Sebagian warga tidak berani membantu, karena para korban terlihat mengalami luka parah di bagian kepala hingga kaki. Darah membasahi aspal Jalan Raya Temelang, karena para korban tergeletak bersimbah darah.

Baca juga: Dini Hari Pasukan TNI AD Bersenjata Lengkap Jalan Kaki Susuri Gang Kecil di Cirebon Cari Anggota Geng Motor

"Saya belum pernah melihat darah dimana-mana, dan orang tergeletak di jalan penuh darah," kata Asep (40) pedagang warung pinggir Jalan Tamelang. Menurutnya, banyak warga ke luar rumah untuk membantu korban yang tergeletak.

Dia melihat ada bayi dan wanita tergeletak di tengah jalan. Saat itu dia melihat banyak korban terluka parah, dan tak bergerak di tengah jalan. Ada korban yang mencoba berbicara, tetapi tidak jelas maksutnya.

"Ini kecelakaan paling parah yang pernah saya lihat selama hidup saya. Belasan orang tergeletak di tengah jalan penuh darah," katanya. Dia melihat warga memindahkan korban ke pinggir jalan. Namun ada beberapa yang sudah meninggal, lalu ditutup kardus atau kertas koran.

Baca juga: Aksi si Ratu Sadis Jambak dan Tendang Gadis Remaja di Dalam Kamar

Sementara Kapolsek Purwasari, Iptu Hasian Sibarani mengatakan, kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, membuat belasan pengendara sepeda motor mengalami luka parah, bahkan beberapa pengendara tidak sadarkan diri.

"Motor dan korban berserakan di jalan. Situasi saat itu memang mencekam, dan warga terlibat membantu korban," katanya. Menurut Hasian Sibarani, warga membantu petugas kepolisian mengevakuasi korban hingga ke rumah sakit. Ada 17 orang korban yang dievakuasi, bantuan warga cukup membantu polisi.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2093 seconds (11.210#12.26)