Gubernur Sulsel Sebut PT Vale Bisa Jadi Contoh Sistem Pertambangan Nasional
Kamis, 12 Mei 2022 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
“Alhamdulillah, ini jadi kabar baik khususnya untuk masyarakat Luwu Raya. Setelah perjuangan bertahun-tahun, PT Vale akhirnya menyerahkan Bandara Sorowako kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
“PT Vale sebagai perusahaan multinasional nasional hari ini menunjukkan niat baik untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulsel dan Luwu Raya pada khususnya. Mudah-mudahan komitmen ini akan terus berlanjut khususnya komitmen untuk membantu kemajuan daerah Luwu Timur dan Sulsel,” sambung Gubernur Sudirman.
Baca Juga:Penyerahan Hibah Bandara Sorowako Bakal Dilakukan saat HUT Lutim
Diketahui, penyerahan Bandara Sorowako dan pengelolaan kebandarudaraan dilakukan oleh Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT Vale Indonesia Tbk , Febriany Eddy kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Serah terima dilakukan pada momen spesial yakni puncak peringatan HUT ke-19 Lutim.
Ada tiga objek yang diserahkan PT Vale, yakni lahan seluas 25,4 hektar (ha), barang bergerak berupa aset-aset yang berfungsi sebagai sarana dan prasana yang mendukung pengoperasian Bandara Sorowako, serta pengelolaan jasa kebandarudaraan atas Bandar Udara Sorowako di Lutim.
“PT Vale sebagai perusahaan multinasional nasional hari ini menunjukkan niat baik untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Sulsel dan Luwu Raya pada khususnya. Mudah-mudahan komitmen ini akan terus berlanjut khususnya komitmen untuk membantu kemajuan daerah Luwu Timur dan Sulsel,” sambung Gubernur Sudirman.
Baca Juga:Penyerahan Hibah Bandara Sorowako Bakal Dilakukan saat HUT Lutim
Diketahui, penyerahan Bandara Sorowako dan pengelolaan kebandarudaraan dilakukan oleh Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) PT Vale Indonesia Tbk , Febriany Eddy kepada Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Serah terima dilakukan pada momen spesial yakni puncak peringatan HUT ke-19 Lutim.
Ada tiga objek yang diserahkan PT Vale, yakni lahan seluas 25,4 hektar (ha), barang bergerak berupa aset-aset yang berfungsi sebagai sarana dan prasana yang mendukung pengoperasian Bandara Sorowako, serta pengelolaan jasa kebandarudaraan atas Bandar Udara Sorowako di Lutim.
(tri)
Lihat Juga :