Bocah Ditinggal Sendirian Main Korek Gas, Rumah Kontrakan Terbakar

Selasa, 10 Mei 2022 - 19:06 WIB
loading...
Bocah Ditinggal Sendirian Main Korek Gas, Rumah Kontrakan Terbakar
Petugas melakukan pengecekan dan pendinginan di sebuah rumah kontrakan semi permanen yang terbakar di Kampung Cijeruk RT 02/08, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, KBB, Selasa (10/5/2022). Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG BARAT - Satu unit rumah kontrakan yang berada di Kampung Cijeruk RT 02/08, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ludes terbakar, Selasa (10/5/2022).

Diduga karena kelalaian pihak orang tua. Sebab saat kejadian seorang anak ditinggal sendirian di dalam rumah oleh kedua orang tuanya.

Baca juga: Hujan Deras Landa KBB, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Diduga anak tersebut bermain korek gas sehingga percikan api mengenai kasur. "Ada anak yang ditinggal sendirian di dalam rumah dan diduga bermain korek gas, sehingga membuat kasur terbakar dan api dengan cepat membesar," kata Danton Damkar Poswil Lembang, KBB, Masriadi.



Dia menyebutkan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Pihaknya yang mendapatkan laporan langsung menuju lokasi yang berjarak sekitar 2 km dari Poswil Damkar Lembang.

Saat tiba di lokasi api sudah membakar sebagian rumah kontrakan semi permanen tersebut. Pihaknya yang menerjunkan dua regu ke lokasi langsung melakukan penanganan sehingga api berhasil dipadamkan.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Tol Cikampek KM 59, 3 Orang Luka-luka

"Rumah kontrakannya semi permanen, jadi mudah terbakar. Tapi api berhasil kami padamkan dengan cepat sehingga luas area yang terbakar hanya sekitar 3x4 meter persegi," ucapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya, kerugian materi sekitar Rp5 juta. Rumah kontrakan semi permanen itu sehari-harinya ditinggali oleh tiga jiwa dengan nama pemilik bangunan adalah Enu.

Baca juga: Inilah Tampang Anggota Geng Motor Sukabumi yang Sadis Habisi Nyawa Pemuda Pakai Celurit

Usai kejadian, pihaknya lalu melakukan pembersihan material yang terbakar dan melakukan pendinginan. Kemudian dilanjutkan dengan berkoordinasi kepada warga sekitar agar hati-hati terhadap ancaman bahaya kebakaran.

"Kejadian ini harus jadi pelajaran, makanya kami imbau dan terus sosialisasi ke warga agar hati-hati saat meninggalkan rumah," pungkasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2465 seconds (10.101#12.26)