Rapid Test di Surabaya Selama 22 Hari, BIN Temukan 1.702 Positip COVID-19

Minggu, 21 Juni 2020 - 05:54 WIB
loading...
A A A
"Kami sudah 23 hari di Surabaya melaksanakan rapid test ini. Hari ini adalah hari terakhir sebagaimana arahan dari Kepala BIN. Kami masih akan melanjutkan rapid test masal di beberapa daerah lain setelah dari sini, mengingat beberapa daerah lain juga membutuhkan bantuan percepatan penanganan Virus Corona dengan rapid test massal ini," katanya. (Rapid Test Gratis Angkutan Logistik Kuras Anggaran, Ini Tindakan Gubernur Bali).

Suyanto berharap lewat tes rapid yang digelar ini dapat membantu Pemkot Surabaya dalam upaya melakukan tracking, treasing (pelacakan) terhadap pasien-pasien yang positif Covid-19. Dengan begitu, pemkot Surabaya dapat meminimalisir penyebaran COVID-19. "Kami berharap lewat rapid test ini dapat membantu atau memudahkan pemkot Surabaya untuk menindaklanjuti nya untuk meminimalisir penyebaran COVID-19," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih kepada BIN. Risma mengaku sangat terbantu lewat rapid test ini untuk melacak daerah-daerah yang terpapar virus corona. "Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya tadi saya sudah sampaikan kepada BIN, ini hari terakhir dari BIN membantu kami warga Surabaya untuk melakukan rapid massal," ucap Risma.

Risma menjelaskan bahwa upaya rapid test ini adalah cara untuk melakukan pelacakan terhadap warga yang terpapar virus corona atau pembawa virus (carrier) yang mana rata-rata adalah orang tanpa gejala (OTG). Risma yakin dengan rapid test, dapat meminimalisir penyebaran COVID-19.

Selain soal rapid test, Risma juga merasa terbantu oleh BIN yang memberikan alat-alat kesehatan untuk penanganan COVID-19. "Karena banyak sekali pasien kami itu OTG. Jadi dengan cara inilah satu satunya cara untuk mengetahui siapa sebetulnya yang terindikasi carrier (pembawa virus)," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepemimpinan Jokowi...
Kepemimpinan Jokowi Bantu Kepala Daerah Tangani COVID-19
Pabrik Jamu Corona Palsu...
Pabrik Jamu Corona Palsu Dibongkar BPOM Semarang, Bisa Bikin Wajah Bulat
Tim Gugus Tugas COVID-19...
Tim Gugus Tugas COVID-19 Diminta Terus Memutus Mata Rantai Corona
Alami Kenaikan, Kasus...
Alami Kenaikan, Kasus Corona di Kalteng Masuk Kategori Risiko Sedang
Terus Bertambah, Pasien...
Terus Bertambah, Pasien COVID-19 Meninggal Jadi 471 Orang
Sejak COVID-19 Muncul,...
Sejak COVID-19 Muncul, 186 Warga Cilame Pernah Merasakan Terpapar
Resmi Dibuka, Ini Formasi...
Resmi Dibuka, Ini Formasi Sekolah Kedinasan 2025
Herindra Disepakati...
Herindra Disepakati Jadi Kepala BIN, DPR Ingatkan soal Stabilitas Keamanan Negara
DPR Sepakat Muhammad...
DPR Sepakat Muhammad Herindra Jadi Kepala BIN Gantikan Budi Gunawan
Rekomendasi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved