Ratusan Mobil Pemudik Tersesat di Ngarai Sianok Gara-gara Google Maps

Sabtu, 07 Mei 2022 - 16:31 WIB
loading...
Ratusan Mobil Pemudik...
Anak-anak di Gang Bukik Cangang, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, membantu mobil-mobil luar kota yang tersesat gara-gara mengikuti panduan peta Google. Foto/iNews TV/Wahyu Sikumbang
A A A
BUKITTINGGI - Pemudik yang melintas di kawasan Ngarai Sianok, banyak yang tersesat dan masuk ke jalan buntu, akibat mengikuti panduan peta Google atau Google Maps. Awalnya, para pemudik itu berupaya mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan lalu lintas, tetapi justru masuk jalan buntu di Gang Bukik Cangang.

Baca juga: Kisah Horor Pemudik Tersesat di Hutan Karawang Karena Google Maps, Jalan Berlumpur dan Tak Ketemu Orang

Sejumlah anak-anak yang ada di Gang Bukik Cangang, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittingi, Sumatera Barat, berupaya membantu para pemudik yang tersesat. Anak-anak tersebut mamandu mobil para pemudik untuk putar balik, dan memasang papan pemberitahuan tentang jalan buntu agar pemuduk tak tersesat.



Salah satu mobil yang terjebak masuk dalam jalan buntu tersebut, diketahui bernomor polisi Jakarta. Mobil tersebut tersesat masuk ke Jalan Tan Malaka, yang menurut panduan peta Google menjadi jalur masuk ke objek wisata Taman Panorama Lubang Jepang.

Baca juga: Anggota Polwan Panik Digerebek Brimob saat Asyik Tanpa Baju Ditindih Pendeta

Akibat banyaknya mobil yang tersesat masuk jalan buntu tersebut, kemacetan lalu lintas terjadi di jalan sempit luar gang. Hendrik, wisatawan asal Medan, mengaku menggunakan aplikasi peta Google di ponselnya dengan tujuan menghindari kemacetan di jalan utama.

"Tujuannya mau menghindari kemacetan lalu lintas, makanya pakai panduan peta Google di ponsel, tidak tahunya justru tersesat masuk jalan buntu. Kita dari luar kota, jadi tidak mengetahui jalur untuk menuju ke Lubang Jepang," ungkap Hendrik.

Ratusan Mobil Pemudik Tersesat di Ngarai Sianok Gara-gara Google Maps


Puluhan mobil pemudik dan wisatawan yang terlanjur memilih jalan melewati depan IGD Rumah Sakit Yasri Bukittinggi tersebut, akhirnya harus putar balik. Beruntung ada anak-anak warga setempat yang siaga di lokasi, dan dengan ikhlas mengingatkan pengemudi yang masuk ke jalan buntu agar tak tersesat.

Baca juga: Sadis! Baru Tiba di Rumah Bersama Istri, Robani Dihujani Bacokan Orang Tak Dikenal

Tak hanya itu, anak-anak tersebut juga membantu memandu pengemudi mobil yang tersesat untuk berputar balik. Salah seorang warga di Jalan Tan Malaka, Jack mengatakan, banyaknya mobil yang tersesat ke jalan ini, membuat anak-anak bergantian untuk berjaga.

Kasus mobil tersesat masuk jalan buntu tersebut, menurut Jack sudah terjadi sejak Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Senin (2/5/2022). "Mobil yang tersesat umumnya milik wisatawan dan pemudik, dengan tujuan ke objek wisata serta hotel yang ada di Jalan Panorama," imbuhnya.

Ratusan Mobil Pemudik Tersesat di Ngarai Sianok Gara-gara Google Maps


Kapolsek Kota Bukittinggi, Kompol Rita Suryanti mengaku, telah mendapat laporan banyak mobil yang tersesat ke kawasan Bukik Cangang. "Pengemudi itu diduga menggunakan panduan peta Google, untuk menghindari kemacetan di jalan utama, namun keliru saat membaca dan mengikuti panduan," tuturnya.

Baca juga: Bintara Polisi Kaya Raya Diringkus Ditreskrimsus Polda Kaltara, Ternyata Miliki Tambang Emas Ilegal

Dia menambahkan, lalu lintas di Kota Bukittinggi, sedang padat-padatnya karena menjadi tujuan wisata bagi para pemudik. "Kami mengimbau, para pengguna mobil menggunakan panduan peta Google untuk mobil, bukan memakai panduan untuk sepeda motor atau pejalan kaki, agar tidak tersesat," tuturnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Pendaki Tersesat...
20 Pendaki Tersesat dan Terluka saat Gunung Dukono Erupsi, Tim SAR Gabungan Evakuasi
2,77 Juta Kendaraan...
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, 4.330 Pemudik Kembali ke Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran Gelombang Dua, Ratusan Kendaraan Padati Pelabuhan Bakauheni
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, 25.000 Kendaraan Diprediksi Padati Pelabuhan Bakauheni Malam Ini
Kemenag Sebut Masyarakat...
Kemenag Sebut Masyarakat Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Signifikan
Kemenag Catat 3,5 Juta...
Kemenag Catat 3,5 Juta Pemudik Manfaatkan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026
Google Maps Hadirkan...
Google Maps Hadirkan Fitur yang Akan Disukai Pengguna Mobil Listrik
Rekomendasi
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved