10 Tahun Mengungsi akibat Konflik, 52 Pengungsi Syiah Sampang Akhirnya Bisa Pulang Kampung

Sabtu, 30 April 2022 - 09:03 WIB
loading...
10 Tahun Mengungsi akibat Konflik, 52 Pengungsi Syiah Sampang Akhirnya Bisa Pulang Kampung
Ilustrasi pengungsi Syiah Sampang. Foto: Istimewa
A A A
SAMPANG - Puluhan pengungsi eks Syiah asal Sampang, Madura, yang difungsikan 10 tahun lalu ke Rusunawa Jemundo, Sidoarjo, akhirnya pulang ke kampung halamannya. Terdiri dari 52 jiwa atau 14 kepala keluarga.

Bupati sampang, H Slamet Djunaidi mengatakan, mereka diantar dengan menggunakan bus menuju kampungnya.

"Eks Syiah ini sebelumnya difungsikan pada tahun 2012 akibat terjadi konflik pembakaran rumah. Kedatangan mereka dijemput oleh Forkompinda Sampang dan tokoh masyarakat," katanya, Jumat (29/4/2022).

Baca juga: Gelombang Pengungsi Warga Lereng Merapi Bertambah, Bilik Pengungsi Disiagakan

Para pengungsi eks Syiah itu berasal dari dua desa, yakni Desa Bluuran Karang Penang, dan Desa Karang Garam Omben.

"Jumlahnya ada sekitar 14 kepala keluarga yang dipulangkan ke kampung halamannya. Sementara siswa, masih ada sebanyak 61 KK atau sekitar 300 jiwa. Mereka semua akan dipulangkan kembali," sambungnya.



Para pengungsi Syiah ini merupakan pengikut Takjul Muluk. Mereka bisa kembali pulang ke kampung halamannya di Sampang, karena telah secara sukarela kembali kepada aliran ahlussunnah waljamaah.
(san)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2760 seconds (11.97#12.26)