Pemkot Gorontalo Data Kerusakan Infrastruktur Akibat Banjir
Jum'at, 19 Juni 2020 - 16:30 WIB
loading...
Sekda Kota Gorontalo Ismail Madjid bersama Dinas PUPR dan BPBD Meninjau Kondisi Pemukiman Warga Pasca Banjir Bandang, Minggu (14/6/20)
A
A
A
GORONTALO - Banjir bandang yang menerjang pemukiman sebagian Wilayah Kota Gorontalo pada kamis (11/6/2020) lalu, menyisakan trauma mendalam bagi masyarakat yang terdampak bencana tersebut. meskipun tidak ada korban jiwa dalam bencana itu, namun mengakibatkan kerugian material serta rusaknya sejumlah infrastruktur khususnya yang berada dibantaran Sungai Bone.
“Dari hasil pantauan kami, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan. seperti tanggul yang jebol, saluran yang tertimbun lumpur, serta kerugian material yang hanyut dibawa derasnya air” ujar Sekda Kota Gorontalo Ismail Madjid usai meninjau di tiga kelurahan yang terkena dampak luapan Sungai Bone, Minggu, (14/6/2020).
Dalam kunjungan tersebut, Ismail mengajak dinas PUPR dan BPBD untuk melihat kondisi kelurahan yang terdampak langsung hantaman air bah, yakni kelurahan padebuolo, ipilo dan bugis.
”Kami melakukan survey langsung ke lapangan, mendata serta mengukur seberapa besar kerusakan infrastruktur, hasilnya akan kita bahas bersama untuk dibuatkan laporan, baik melalui kementerian PUPR maupun BPBD” lanjutnya.
Ismail menambahkan, selain menjumpai kerusakan infrastruktur timnya juga mendapati banyak sampah material yang berserakan disepanjang jalan. dirinya pun memastikan akan segera mengangkut sampah yang tertumpuk akibat banjir itu.
“Dari hasil pantauan kami, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan. seperti tanggul yang jebol, saluran yang tertimbun lumpur, serta kerugian material yang hanyut dibawa derasnya air” ujar Sekda Kota Gorontalo Ismail Madjid usai meninjau di tiga kelurahan yang terkena dampak luapan Sungai Bone, Minggu, (14/6/2020).
Dalam kunjungan tersebut, Ismail mengajak dinas PUPR dan BPBD untuk melihat kondisi kelurahan yang terdampak langsung hantaman air bah, yakni kelurahan padebuolo, ipilo dan bugis.
”Kami melakukan survey langsung ke lapangan, mendata serta mengukur seberapa besar kerusakan infrastruktur, hasilnya akan kita bahas bersama untuk dibuatkan laporan, baik melalui kementerian PUPR maupun BPBD” lanjutnya.
Ismail menambahkan, selain menjumpai kerusakan infrastruktur timnya juga mendapati banyak sampah material yang berserakan disepanjang jalan. dirinya pun memastikan akan segera mengangkut sampah yang tertumpuk akibat banjir itu.
Lihat Juga :