Kronologi Tewasnya Pelajar SMA di Jogja, Berawal dari Perang Sarung
Senin, 11 April 2022 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Makian tersebut kemudian direspon oleh kelompok korban dengan mengatakan rene-rene (sini-sini). Pelaku saat itu melaju dengan kecepatan tinggi terus dikejar oleh korban. Ada dua sepeda motor kelompok korban yang melakukan pengejaran.
Dan kemudian motor pelaku berbelok kanan menunggu kelompok korban melintas. MMA atau tersangka yang duduk di bagian tengah motor NMax telah menyiapkan sarung diikat batu. Kemudian, eksekutor AR mengayunkan gir sebesar 21 cm dililitkan dengan sabuk beladiri.
"Eksekutornya adalah tersangka yang naik NMAx paling belakang," ungkapnya.
Baca: 6 Remaja Pelaku Klitih di Jogja Akui Bacok dan Pukuli Pengguna Jalan Untuk Senang-senang
Saat itu, pelaku turun dari motor dan mengayukan girnya ke arah kelompok korban yang mengejarnya. Motor pertama kelompok korban tidak kena. karena berhasil menghindar. Kemudian motor kedua di mana pengemudi berhasil menghindar.
Namun nahas korban DAA tidak bisa menghindar sehingga terkena ayunan gir ke muka yang bersangkutan. Sepeda motor keduanya masih terus melaju dan sekitar 140 meter kemudian terjatuh, hingga ditemukan oleh anggota Sabhara.
"Korban ditolong saat itu masih bernafas dan tidak sadarkan diri. Kemudian dibawa ke RS Hardjolukito dan ditangani dokter. Namun pukul 9.30 korban meninggal dunia," tambahnya.
Dan kemudian motor pelaku berbelok kanan menunggu kelompok korban melintas. MMA atau tersangka yang duduk di bagian tengah motor NMax telah menyiapkan sarung diikat batu. Kemudian, eksekutor AR mengayunkan gir sebesar 21 cm dililitkan dengan sabuk beladiri.
"Eksekutornya adalah tersangka yang naik NMAx paling belakang," ungkapnya.
Baca: 6 Remaja Pelaku Klitih di Jogja Akui Bacok dan Pukuli Pengguna Jalan Untuk Senang-senang
Saat itu, pelaku turun dari motor dan mengayukan girnya ke arah kelompok korban yang mengejarnya. Motor pertama kelompok korban tidak kena. karena berhasil menghindar. Kemudian motor kedua di mana pengemudi berhasil menghindar.
Namun nahas korban DAA tidak bisa menghindar sehingga terkena ayunan gir ke muka yang bersangkutan. Sepeda motor keduanya masih terus melaju dan sekitar 140 meter kemudian terjatuh, hingga ditemukan oleh anggota Sabhara.
"Korban ditolong saat itu masih bernafas dan tidak sadarkan diri. Kemudian dibawa ke RS Hardjolukito dan ditangani dokter. Namun pukul 9.30 korban meninggal dunia," tambahnya.
(san)
Lihat Juga :