Brutal, Usai Bunuh Anggota TNI dan Bidan Istrinya, KKB juga Potong Jari Anak Balita

Jum'at, 01 April 2022 - 06:44 WIB
loading...
Brutal, Usai Bunuh Anggota TNI dan Bidan Istrinya, KKB juga Potong Jari Anak Balita
Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kian brutal dan keji, usai membakar sekolah dan membunuh tenaga kesehatan beserta suaminya, mereka juga memotong jari tangan balita. Foto/Ilustrasi/Ist.
A A A
YALIMO - Aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin brutal dan keji. Secara sadis mereka membunuh bidan desa yang bertugas di Puskesmas Elim, Sri Lestari Indah Putri (33) bersama suaminya yang merupakan prajurit TNI, Sertu Eka Andrianto Hasugian (28).

Baca juga: Usai 2 Anggotanya Dilumpuhkan Satgas TNI Polri, KKB Lakukan 2 Serangan Brutal

Tak berhenti di situ saja, aksi brutal KKB di wilayah Kabupaten Yalimo itu, berlanjut dengan menyasar anak dari kedua korban. Anak yang masih balita, dipotong jari tangannya. Peristiwa keji ini terjadi di Jalan Trans Elelim, Kampung Elelim, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo.



Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf. Candra Kurniawan mengatakan, kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh orang tak dikenal, yang diduga kuat anggota KKB ini, terjadi pada Kamis (31/3/2022) pagi, pukul 06.15 WIT di kios milik almarhum Jalan Trans Elelim.

Baca juga: Usai Lepas Daster, Pasangan Mesum di Karawang Panik Pintu Kamar Hotel Digedor Satpol PP

"Korban yang merupakan tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Elim Yalimo, yang sering membantu masyarakat, khususnya dalam persalinan ibu-ibu. Saat terjadi pengungsian di wilayah Kabupaten Yalimo, almarhum juga terjun langsung membantu para pengungsi," kata Candra.

"Demikian pula suaminya almarhum, Sertu Eka Andrianyanto Hasugian yang merupakan Babinsa, selalu membantu masyarakat sekitarnya," tambahnya. Kedua jenazah almarhum akhirnya dievakuasi untuk dilakukan autopsi.

Baca juga: Madiun Gempar! Video 30 Detik Sepasang Pelajar Beradegan Ranjang Penuh Nafsu Beredar di Medsos

Anak almarhum yang masih balita, diungkapkan Candra, turut menjadi korban keganasan OTK tersebut, jari tangannya dipotong. "Terkait siapa pelakunya masih belum diketahui, dan saat ini para saksi-saksi sedang dimintai keterangan di Polres Yalimo. Sementara untuk tempat pemakaman masih dikomunikasikan dengan pihak keluarga," tutup Candra.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2098 seconds (11.97#12.26)