Duel di Kebun Tebu Berujung Maut, Keponakan Habisi Paman dengan Celurit
Selasa, 29 Maret 2022 - 23:03 WIB
loading...
Inilah Sandi, keponakan yang tega menghabisi pamannya sendiri dengan celurit usai diamankan polisi. Foto: iNewsTV/Yayan Nugroho
A
A
A
LUMAJANG - Duel berujung maut terjadi di Kebun Tebu, Kabupaten Lumajang . Seorang pria bernama Sandi tega menghabisi pamannya sendiri Matrum dengan sadis menggunakan celurit
Perkelahian berujung maut itu dipicu gara-gara pohon sengon yang hendak dijual pelaku. Keduanya pun sempat terlibat adu mulut hingga perkelahian menggunakan senjata tajam celurit tak terhindarkan yang akhirnya menewaskan Matrum.
Baca juga: Duel Maut Juru Parkir Vs Buruh Bangunan, 1 Tewas di Lokasi Kejadian
“Matrum tewas karena mengalami luka parah di bagian pangkal leher akibat sabetan celurit tersangka, sedangkan Sandi mengalami luka di bagian telinga,” ungkap Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.
Tidak butuh lama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang akhirnya menangkan dan mengungkap motif tersangka Sandi yang tega membunuh pamannya sendiri Matrum.
Kapolres Lumajang mengungkapkan, dari serangkaian penyidikan yang dilakukan polisi, tersangka Sandi mengaku perselisihan dengan korban diawali oleh permasalahan pohon sengon yang tumbuh di lahan milik ibu tersangka.
Perkelahian berujung maut itu dipicu gara-gara pohon sengon yang hendak dijual pelaku. Keduanya pun sempat terlibat adu mulut hingga perkelahian menggunakan senjata tajam celurit tak terhindarkan yang akhirnya menewaskan Matrum.
Baca juga: Duel Maut Juru Parkir Vs Buruh Bangunan, 1 Tewas di Lokasi Kejadian
“Matrum tewas karena mengalami luka parah di bagian pangkal leher akibat sabetan celurit tersangka, sedangkan Sandi mengalami luka di bagian telinga,” ungkap Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.
Tidak butuh lama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang akhirnya menangkan dan mengungkap motif tersangka Sandi yang tega membunuh pamannya sendiri Matrum.
Kapolres Lumajang mengungkapkan, dari serangkaian penyidikan yang dilakukan polisi, tersangka Sandi mengaku perselisihan dengan korban diawali oleh permasalahan pohon sengon yang tumbuh di lahan milik ibu tersangka.
Lihat Juga :