Warga Mengamuk dan Bakar Rumah Sendiri Karena Tak Terima Disita
Selasa, 29 Maret 2022 - 14:53 WIB
loading...
Pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar rumah warga. Kebakaran di Rappokalling diduga dilakukan pemilik sendiri lantaran tak terima rumahnya disita. Foto: Sindonews/Ansar Jumasang
A
A
A
MAKASSAR - Warga Rappokalling nekat membakar rumah miliknya di Lorong Kita Satu, Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, lantaran tak terima rumahnya disita dan akan dieksekusi setelah pihak Bank melakukan pelelangan atas rumah tersebut, Selasa (29/3/2022) pagi.
Akibat aksi nekatnya tersebut, dua rumah yang dibagi menjadi empat petak hangus terbakar. Api dengan cepat menghanguskan bangunan semi permanen ini hingga rata dengan tanah.
Baca Juga: Pengacara Terdakwa Kasus Kebakaran Kejagung: Penyebab Kebakaran Masih Tebak-tebak
Kepala Komandan Kompi (Danki) C Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Rustam Jufri mengungkapkan dari keterangan beberapa saksi kebakaran disebabkan aksi nekat salah seorang pemilik rumah yang membakar rumahnya karena tidak terima dieksekusi oleh salah satu perusahaan perbankan di Makassar.
Dirinya menjelaskan, untuk semnetara ada dua rumah tapi ada empat petak rumah. Penyebabanya itu kata dia, menrut informasi warga rumah tersebut sudah dieksekusi sudah dilealang sama pihak Bank.
"Kemudian orangnya sudah disuruh keluar tapi dia tidak mau keluar. Tapi sebelum keluar ada niatan pembakaran, jadi katanya warga disini lama dia sudah pegang bensin terus dia siram di kasurnya,'' tutur Danki C Damkar Makassar kepada SINDO saat ditemui di lokasi.
Akibat aksi nekatnya tersebut, dua rumah yang dibagi menjadi empat petak hangus terbakar. Api dengan cepat menghanguskan bangunan semi permanen ini hingga rata dengan tanah.
Baca Juga: Pengacara Terdakwa Kasus Kebakaran Kejagung: Penyebab Kebakaran Masih Tebak-tebak
Kepala Komandan Kompi (Danki) C Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Rustam Jufri mengungkapkan dari keterangan beberapa saksi kebakaran disebabkan aksi nekat salah seorang pemilik rumah yang membakar rumahnya karena tidak terima dieksekusi oleh salah satu perusahaan perbankan di Makassar.
Dirinya menjelaskan, untuk semnetara ada dua rumah tapi ada empat petak rumah. Penyebabanya itu kata dia, menrut informasi warga rumah tersebut sudah dieksekusi sudah dilealang sama pihak Bank.
"Kemudian orangnya sudah disuruh keluar tapi dia tidak mau keluar. Tapi sebelum keluar ada niatan pembakaran, jadi katanya warga disini lama dia sudah pegang bensin terus dia siram di kasurnya,'' tutur Danki C Damkar Makassar kepada SINDO saat ditemui di lokasi.
Lihat Juga :