Respon Kebijakan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan pelaku usaha, khususnya Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) yang terdapak PSBB diperhatikan melalui skema subsidi, keringanan bunga kredit. Demikian juga korporasi memperoleh stimulus ekonomi juga. (baca juga: Tujuh Peneliti Unej Masuk 500 Terbaik versi SINTA Series 1 2020 )
Perhatian bagi petani sebagai penjaga ketahanan pangan dalam bentuk bantuan sosial untuk menjamin keberlanjutan usaha tani. Sedangkan di sektor pariwisata disiapkan protokol kesehatan yang lebih baik sehingga siap dibuka kembali bagi wilayah yang sudah dikategorikan kuning dan hijau.
"Teknologi infrastruktur fiber optik yang lebih merata ditujukan untuk mengatasi kendala digital agar semua lapisan masyarakat lebih mudah dalam berkomunikasi dan berbisnis menyongsong era new normal pasca pandemi Covid-19," terang Airlangga.
Menurutnya, pada prinsipnya respon kebijakan Kementrian Koordinator Perekonomian dilakukan melalui langkah konkret untuk memutus mata rantai terdampak pandemi Covid-19 dan mengurangi dampak ekonomi bagi masyarakat.
Oleh karena itu anggaran negara perlu diimbangi oleh beberapa skenario melalui implementasi reformasi struktural RUU Omnibus tentang penciptaan pekerjaan, strategi keluar Covid-19, mendorong kemampuan sumberdaya manusia dalam adopsi revolusi industri 4.0 – 5.0 melalui otomasi dan kolaborasi mesin–manusia.
Perhatian bagi petani sebagai penjaga ketahanan pangan dalam bentuk bantuan sosial untuk menjamin keberlanjutan usaha tani. Sedangkan di sektor pariwisata disiapkan protokol kesehatan yang lebih baik sehingga siap dibuka kembali bagi wilayah yang sudah dikategorikan kuning dan hijau.
"Teknologi infrastruktur fiber optik yang lebih merata ditujukan untuk mengatasi kendala digital agar semua lapisan masyarakat lebih mudah dalam berkomunikasi dan berbisnis menyongsong era new normal pasca pandemi Covid-19," terang Airlangga.
Menurutnya, pada prinsipnya respon kebijakan Kementrian Koordinator Perekonomian dilakukan melalui langkah konkret untuk memutus mata rantai terdampak pandemi Covid-19 dan mengurangi dampak ekonomi bagi masyarakat.
Oleh karena itu anggaran negara perlu diimbangi oleh beberapa skenario melalui implementasi reformasi struktural RUU Omnibus tentang penciptaan pekerjaan, strategi keluar Covid-19, mendorong kemampuan sumberdaya manusia dalam adopsi revolusi industri 4.0 – 5.0 melalui otomasi dan kolaborasi mesin–manusia.
(msd)
Lihat Juga :