Korban Serangan Brutal KKB Bertambah, 1 Prajurit Marinir Gugur dan 9 Terluka
Sabtu, 26 Maret 2022 - 21:46 WIB
loading...
Jumlah korban serangan brutak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, menjadi 10 prajurit Marinir TNI AL. Foto/Ilustrasi
A
A
A
NDUGA - Aksi brutal dan biadab dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kagoya, mengakibatkan prajurit Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Mupe Marinir terluka. Total ada 10 prajurit Marinir TNI AL yang terluka, satu di antaranya meninggal dunia.
Baca juga: BREAKING NEWS! Komandan Peleton Marinir di Nduga Papua Gugur Ditembak KKB Egianus Kagoya
Kontak tembak antara Satgas Mupe Marinir pecah di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (26/3/2022) sekitar pukul 17.50 WIT. Gangguan tembakan dari KKB ini terjadi di Pos Marinir Perikanan Quari Bawah.
Tembakan balasan, sempat dilakukan oleh personel Satgas Mupe Marinir, bahkan para prajurit elite TNI AL baret ungu ini, sempat melakukan pengejaran terhadap KKB yang melakukan penyerangan.
Baca juga: Palangkaraya Gempar! Ikan Lais Raksasa Seberat 14 Kg Berhasil Dipancing di Sungai Kahayan
Sekitar pukul 18.00 WIT, bantuan pasukan Marinir TNI AL juga dikerahkan ke Pos Marinir Perikanan Qurai Bawah. Pasukan bantuan sempat berupaya melakukan pengintaian musuh menggunakan drone, namun terkendala dengan situasi yang semakin gelap.
Baca juga: BREAKING NEWS! Komandan Peleton Marinir di Nduga Papua Gugur Ditembak KKB Egianus Kagoya
Kontak tembak antara Satgas Mupe Marinir pecah di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (26/3/2022) sekitar pukul 17.50 WIT. Gangguan tembakan dari KKB ini terjadi di Pos Marinir Perikanan Quari Bawah.
Tembakan balasan, sempat dilakukan oleh personel Satgas Mupe Marinir, bahkan para prajurit elite TNI AL baret ungu ini, sempat melakukan pengejaran terhadap KKB yang melakukan penyerangan.
Baca juga: Palangkaraya Gempar! Ikan Lais Raksasa Seberat 14 Kg Berhasil Dipancing di Sungai Kahayan
Sekitar pukul 18.00 WIT, bantuan pasukan Marinir TNI AL juga dikerahkan ke Pos Marinir Perikanan Qurai Bawah. Pasukan bantuan sempat berupaya melakukan pengintaian musuh menggunakan drone, namun terkendala dengan situasi yang semakin gelap.
Lihat Juga :