Antisipasi Ancaman Pandemi Lanjutan, Kemenkes Dorong Industri Farmasi Produksi Vaksin
Sabtu, 26 Maret 2022 - 00:00 WIB
loading...
Suasana munas Gabungan Pengusaha Industri Farmasi (GPFI) XVI di Nusa Dua, Bali, Jumat (25/3/2022).Foto/Miftahul chusna
A
A
A
DENPASAR - Kementerian Kesehatan mendorong industri farmasi memproduksi vaksin yang dibutuhkan dalam menghadapi ancaman pandemi di masa mendatang.
"Kita berharap 14 vaksin imunisasi dasar lengkap ini bisa diproduksi di dalam negeri dengan teknologi yang terdepan," kata Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Lucia Rizka Andalusia dalam diskusi di sela Munas Gabungan Pengusaha Industri Farmasi (GPFI) ke XVI di Nusa Dua, Bali, Jumat (25/3/2022).
Baca juga: Kapolresta Denpasar Bilang Stok dan Harga Minyak Curah Aman, Pedagang dan Warga: Mak Nyes Rasanya
Menurutnya, pandemi COVID-19 menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya bangsa ini memiliki kemandirian kesehatan dengan memproduksi obat dalam negeri. Hal itu sekaligus untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku obat.
Tentunya hal itu tidak bisa dikerjakan oleh industri farmasi saja. Harus ada ekosistem yang disebut Pentahelix mulai akademisi, industri dan pemerintah. Ekosistem ini nantinya akan bekerja mulai dari riset, bahan baku sampai formulasi berupa produk obat.
"Kita berharap 14 vaksin imunisasi dasar lengkap ini bisa diproduksi di dalam negeri dengan teknologi yang terdepan," kata Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Lucia Rizka Andalusia dalam diskusi di sela Munas Gabungan Pengusaha Industri Farmasi (GPFI) ke XVI di Nusa Dua, Bali, Jumat (25/3/2022).
Baca juga: Kapolresta Denpasar Bilang Stok dan Harga Minyak Curah Aman, Pedagang dan Warga: Mak Nyes Rasanya
Menurutnya, pandemi COVID-19 menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya bangsa ini memiliki kemandirian kesehatan dengan memproduksi obat dalam negeri. Hal itu sekaligus untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku obat.
Tentunya hal itu tidak bisa dikerjakan oleh industri farmasi saja. Harus ada ekosistem yang disebut Pentahelix mulai akademisi, industri dan pemerintah. Ekosistem ini nantinya akan bekerja mulai dari riset, bahan baku sampai formulasi berupa produk obat.
Lihat Juga :