Live Bareng SINDOnews, IDP Beberkan 2 Kunci Hadapi Masa Transisi New Normal
Selasa, 16 Juni 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu kata IDP, penting bagi pemerintah terus menyosialisasikan protokol kesehatan agar tetap dipatuhi, meski tidak ada lagi pelarangan aktivitas bagi masyarakat. Setidaknya, begitulah yang dia lakukan saat mendatangi pelosok daerah.
"Di samping memastikan bantuan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, kita tidak lagi bicara terkait bantuan yang diberikan, tapi bagaimana mengedukasi masyarakat agar paham bahwa ke depan, hal-hal seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat, memakai masker, juga menjaga jarak aman; menjadi pola hidup atau kebiasaan yang dianggap normal demi menjaga diri dan orang lain dari paparan COVID-19," terang IDP.
Baca juga: Bupati Lutra Pastikan Pembukaan Akses Jalan di Rampi Terus Dilakukan
Kendati demikian, IDP menegaskan ada dua hal yang menurutnya kontraproduktif tapi berusaha untuk tidak dihadap-hadapkan.
"Di satu sisi kita mencoba untuk membatasi aktivitas dalam rangka untuk mengantisipasi penularan, tapi di satu sisi kami juga menyadari bahwa masyarakat kita harus tetap hidup, mereka tidak boleh berhenti beraktivitas. Saya melihat kalau kita narasinya selalu melarang atau membatasi ada kecenderungan untuk melanggar itu, akhirnya kami berpikir logikanya di balik bahwa silakan beraktivitas, tidak ada pembatasan, tapi ada aturan-aturan yang harus kita sepakati bersama dan dilaksanakan," pungkas IDP.
"Di samping memastikan bantuan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, kita tidak lagi bicara terkait bantuan yang diberikan, tapi bagaimana mengedukasi masyarakat agar paham bahwa ke depan, hal-hal seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat, memakai masker, juga menjaga jarak aman; menjadi pola hidup atau kebiasaan yang dianggap normal demi menjaga diri dan orang lain dari paparan COVID-19," terang IDP.
Baca juga: Bupati Lutra Pastikan Pembukaan Akses Jalan di Rampi Terus Dilakukan
Kendati demikian, IDP menegaskan ada dua hal yang menurutnya kontraproduktif tapi berusaha untuk tidak dihadap-hadapkan.
"Di satu sisi kita mencoba untuk membatasi aktivitas dalam rangka untuk mengantisipasi penularan, tapi di satu sisi kami juga menyadari bahwa masyarakat kita harus tetap hidup, mereka tidak boleh berhenti beraktivitas. Saya melihat kalau kita narasinya selalu melarang atau membatasi ada kecenderungan untuk melanggar itu, akhirnya kami berpikir logikanya di balik bahwa silakan beraktivitas, tidak ada pembatasan, tapi ada aturan-aturan yang harus kita sepakati bersama dan dilaksanakan," pungkas IDP.
(luq)
Lihat Juga :