Bentrok Ratusan Mahasiswa dengan Satpol PP Pecah di Depan Gedung Pemprov Sulteng
Senin, 14 Maret 2022 - 18:05 WIB
loading...
Ilustrasi demo tolak tambang. Foto: Istimewa
A
A
A
KENDARI - Ratusan mahasiswa terlibat bentrok dengan Satpol PP di depan gedung Pemprov Sulawesi Tenggara (Sulteng), saat demo menolak aktivitas tambang PT Gema Kreasi Perdana, di Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan.
Bentrok terjadi saat mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar (KB) BEM Sulteng menerobos masuk gedung.
"PT GKP telah menimbulkan konflik sosial di antara warga Wawonii," ungkap Ketua BEM UHO Muhammad Luthfi Anando, kepada wartawan di lokasi demo, depan kantor Gubernur Sulsel, Senin (14/3/2022).
Baca juga: Penolakan Tambang Emas Parigi Moutong, Partai Perindo: Sejahterakan, Tetapkan Wilayah Tambang Rakyat!
Dilanjutkan dia, izin usaha pertambangan PT GKP juga menyalahi UU No 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Lebih jauh, mahasiswa menuntut aktivitas tambang PT GKP disetop.
Dalam bentrok itu, mahasiswa terlibat saling serang dengan kayu dan batu. Aksi mahasiswa itu mendapat balasan dari petugas Satpol PP dengan melakukan pengejaran dan penangkapan hingga depan gerbang Mapolda Sulsel.
"Kami mendesak Gubernur Sulteng segera mencabut izin usaha pertambangan PT GKP sekarang juga," tukas pendemo.
Bentrok terjadi saat mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar (KB) BEM Sulteng menerobos masuk gedung.
"PT GKP telah menimbulkan konflik sosial di antara warga Wawonii," ungkap Ketua BEM UHO Muhammad Luthfi Anando, kepada wartawan di lokasi demo, depan kantor Gubernur Sulsel, Senin (14/3/2022).
Baca juga: Penolakan Tambang Emas Parigi Moutong, Partai Perindo: Sejahterakan, Tetapkan Wilayah Tambang Rakyat!
Dilanjutkan dia, izin usaha pertambangan PT GKP juga menyalahi UU No 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Lebih jauh, mahasiswa menuntut aktivitas tambang PT GKP disetop.
Dalam bentrok itu, mahasiswa terlibat saling serang dengan kayu dan batu. Aksi mahasiswa itu mendapat balasan dari petugas Satpol PP dengan melakukan pengejaran dan penangkapan hingga depan gerbang Mapolda Sulsel.
"Kami mendesak Gubernur Sulteng segera mencabut izin usaha pertambangan PT GKP sekarang juga," tukas pendemo.
(hsk)
Lihat Juga :