Potensi Kemaritiman Harus Ditingkatkan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Minggu, 13 Maret 2022 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
“Nanti kepala ikan bisa dikelola di kapal itu untuk menjadi tepung ikan. Jenis kepala ikan tertentu masih bisa dijual di rumah makan. Dan kotorannya dikeringkan untuk dijadikan pupuk,” terang Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang itu.
Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang itu meyakini, Indonesia mampu melaksanakan hal tersebut. “Di Taiwan, satu kapal beroperasi karyawannya hingga 1.000 orang lebih. Pulangnya langsung membawa ikan siap jual dengan nilai ratusan miliar,” jelasnya.
Kemudian, sebagai bagian dari upaya memanfaatkan potensi laut lainnya, nelayan di Indonesia perlu dibekali dengan elatihan dan edukasi. Hal tersebut agar potensi laut memiliki nilai jual yang tinggi.
Ketua Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) Jatim, Mahmud Mustain menyampaikan, Jawa Timur memiliki wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil dengan keanekaragaman sumber daya hayati dan non-hayati. Sumber daya yang cukup besar ini selayaknya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Namun, ironisnya dari total 70 persen lebih dari 40 juta penduduk di Jawa Timur yang sebagian besar tinggal di kawasan pesisir dan mayoritas Nahdliyin, masih tergolong masyarakat miskin dan bahkan termasuk masyarakat dengan golongan miskin ekstrem,” terangnya.
Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang itu meyakini, Indonesia mampu melaksanakan hal tersebut. “Di Taiwan, satu kapal beroperasi karyawannya hingga 1.000 orang lebih. Pulangnya langsung membawa ikan siap jual dengan nilai ratusan miliar,” jelasnya.
Kemudian, sebagai bagian dari upaya memanfaatkan potensi laut lainnya, nelayan di Indonesia perlu dibekali dengan elatihan dan edukasi. Hal tersebut agar potensi laut memiliki nilai jual yang tinggi.
Ketua Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) Jatim, Mahmud Mustain menyampaikan, Jawa Timur memiliki wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil dengan keanekaragaman sumber daya hayati dan non-hayati. Sumber daya yang cukup besar ini selayaknya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Namun, ironisnya dari total 70 persen lebih dari 40 juta penduduk di Jawa Timur yang sebagian besar tinggal di kawasan pesisir dan mayoritas Nahdliyin, masih tergolong masyarakat miskin dan bahkan termasuk masyarakat dengan golongan miskin ekstrem,” terangnya.
Lihat Juga :