Dinkes Sulsel Sebut Vaksinasi Kunci Transisi Pandemi ke Endemi
Senin, 07 Maret 2022 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
"Covid-19 ini kan tidak akan hilang, tidak akan pernah hilang, makanya disebut endemi, karena selalu ada. Kalau ketahanan tubuh atau herd immunity tercapai di masyarakat, virus itu ada tapi tidak bisa menyerang," jelas Arman.
Arman memperkirakan, perubahan status pandemi menuju endemi di tanah air akan dilakukan secara bertahap per wilayah. Salah satu indikatornya kemungkinan besar ialah vaksinasi yang minimal cakupannya 70 persen untuk setiap kategori.
"Vaksinasi harus rata semua. Lansia harus di atas 70 persen, anak-anak di atas 70 persen, umum juga di atas 70 persen. Beberapa provinsi sudah mengarah ke sana, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera. Kita yang di Sulawesi maupun Papua masih rendah," bebernya.
Saat ini, cakupan vaksinasi Sulawesi Selatan untuk dosis pertama sudah mencapai 84,96% atau 5.996.521 orang dari total sasaran 7.058.141 orang.
Baca Juga: Labfor Pastikan Korsleting Penyebab Kebakaran Kantor Dinkes Sulsel
Arman memperkirakan, perubahan status pandemi menuju endemi di tanah air akan dilakukan secara bertahap per wilayah. Salah satu indikatornya kemungkinan besar ialah vaksinasi yang minimal cakupannya 70 persen untuk setiap kategori.
"Vaksinasi harus rata semua. Lansia harus di atas 70 persen, anak-anak di atas 70 persen, umum juga di atas 70 persen. Beberapa provinsi sudah mengarah ke sana, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera. Kita yang di Sulawesi maupun Papua masih rendah," bebernya.
Saat ini, cakupan vaksinasi Sulawesi Selatan untuk dosis pertama sudah mencapai 84,96% atau 5.996.521 orang dari total sasaran 7.058.141 orang.
Baca Juga: Labfor Pastikan Korsleting Penyebab Kebakaran Kantor Dinkes Sulsel
Lihat Juga :