Atasi Kelangkaan Migor, Pemkab OI Ajukan 4 Ton ke Pemprov Sumsel
Selasa, 01 Maret 2022 - 03:47 WIB
loading...
Masih banyaknya masyarakat yang mengeluh terkait kelangkaan dan naiknya harga migor di pasaran, membuat Pemkab Ogan Ilir mengajukan permintaan pada Pemerintah Provinsi Sumsel. Foto SINDOnewsO
A
A
A
OGAN ILIR - Masih banyaknya masyarakat yang mengeluh terkait kelangkaan dan naiknya harga minyak goreng (migor) di pasaran, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) mengajukan permintaan pada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Pemkab OI telah mengajukan permintaan 4 ton atau 4.000 liter minyak goreng ke Pemprov Sumsel.
Hal itu disampaikan Asisten II Setda Ogan Ilir bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Nur Samsu Alamsyah. "Permintaan minyak goreng 4 ribu liter ke Pemprov Sumsel sudah kita ajukan. Tapi untuk realisasi berapa jumlah yang disetujui berapa banyak belum tahu," ujar Nur Samsu, Senin (28/2/2022). Baca juga: Beralih Jual Migor Curah, Warga Majalengka Mengaku Permintaan Turun
Jika telah disetujui, lanjut Nur Samsu, maka permintaan minyak goreng pada Pemprov Sumsel tersebut rencananya akan segera didistribusikan pada 2 Maret 2020 nanti. "Begitu barangnya ada dan tiba di OI, maka kita akan langsung gelar Operasi Pasar di sejumlah titik di wilayah ini," tambahnya.
Meskipun telah berencana akan segera menggelar operasi pasar, namun Nur Samsu belum dapat memastikan titik mana saja yang akan menjadi lokasi operasi pasar khusus minyak goreng ini.
"Kalau soal lokasi operasi pasarnya nanti diinformasikan lagi mengenai lokasinya. Teknisnya di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi," ujarnya.
Hal itu disampaikan Asisten II Setda Ogan Ilir bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Nur Samsu Alamsyah. "Permintaan minyak goreng 4 ribu liter ke Pemprov Sumsel sudah kita ajukan. Tapi untuk realisasi berapa jumlah yang disetujui berapa banyak belum tahu," ujar Nur Samsu, Senin (28/2/2022). Baca juga: Beralih Jual Migor Curah, Warga Majalengka Mengaku Permintaan Turun
Jika telah disetujui, lanjut Nur Samsu, maka permintaan minyak goreng pada Pemprov Sumsel tersebut rencananya akan segera didistribusikan pada 2 Maret 2020 nanti. "Begitu barangnya ada dan tiba di OI, maka kita akan langsung gelar Operasi Pasar di sejumlah titik di wilayah ini," tambahnya.
Meskipun telah berencana akan segera menggelar operasi pasar, namun Nur Samsu belum dapat memastikan titik mana saja yang akan menjadi lokasi operasi pasar khusus minyak goreng ini.
"Kalau soal lokasi operasi pasarnya nanti diinformasikan lagi mengenai lokasinya. Teknisnya di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi," ujarnya.
Lihat Juga :