COVID-19 Melonjak, Disdik Sumsel: Sekolah Sesuaikan Kondisi
Senin, 28 Februari 2022 - 21:55 WIB
loading...
Kasus COVID-19 yang meningkat membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan menyerahkan ke pihak sekolah untuk menerapkan kembali PJJ atau PTM. Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A
A
A
PALEMBANG - Kasus COVID-19 di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) terus mengalami lonjakan. Bahkan hari ini, Senin (28/2/2022) terjadi kenaikan sebanyak 113 kasus. Sehingga total kasus COVID-19 di Sumsel mencapai 76.456 kasus.
Menanggapi situasi kasus COVID-19 tersebut Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel menyerahkan ke pihak sekolah untuk menerapkan kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran tatap muka (PTM).
Baca juga: Guru dan Murid Sembuh dari COVID-19, Sekolah Kembali Gelar PTM
"Silahkan sekolah menyesuaikan dengan kondisi daerahnya masing-masing. Jadi, kalau misalkan sekolah yang menganggap kasus COVID-19 di wilayahnya dalam kategori aman, maka silakan saja melaksanakan PTM. Tapi, kalau masih ada yang terpapar silahkan distop dulu, PTM saja untuk sementara," ujar Kepala Bidang SMA Disdik Provinsi Sumsel, Masherdata Musa'i, Senin (28/2/2022).
Jika melihat situasi COVID-19 seperti saat ini, maka sementara ini pihak sekolah diimbau melakukan penjadwalan siswa yang akan melaksanakan PTM, yakni 50 persen.
"Silahkan diatur saja. Mungkin sementara ini pihak sekolah yang merasa aman untuk PTM bisa saja bergantian jadwal masuknya, 50 persen dulu maksimal," ujarnya.
Masherdata tidak bisa menyebutkan apakah ada penambahan ataukah pengurangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena menyesuaikan situasi kondisi.
Menanggapi situasi kasus COVID-19 tersebut Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel menyerahkan ke pihak sekolah untuk menerapkan kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran tatap muka (PTM).
Baca juga: Guru dan Murid Sembuh dari COVID-19, Sekolah Kembali Gelar PTM
"Silahkan sekolah menyesuaikan dengan kondisi daerahnya masing-masing. Jadi, kalau misalkan sekolah yang menganggap kasus COVID-19 di wilayahnya dalam kategori aman, maka silakan saja melaksanakan PTM. Tapi, kalau masih ada yang terpapar silahkan distop dulu, PTM saja untuk sementara," ujar Kepala Bidang SMA Disdik Provinsi Sumsel, Masherdata Musa'i, Senin (28/2/2022).
Jika melihat situasi COVID-19 seperti saat ini, maka sementara ini pihak sekolah diimbau melakukan penjadwalan siswa yang akan melaksanakan PTM, yakni 50 persen.
"Silahkan diatur saja. Mungkin sementara ini pihak sekolah yang merasa aman untuk PTM bisa saja bergantian jadwal masuknya, 50 persen dulu maksimal," ujarnya.
Masherdata tidak bisa menyebutkan apakah ada penambahan ataukah pengurangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena menyesuaikan situasi kondisi.
Lihat Juga :