Hari Valentine, Satpol PP Bone Razia Penjualan Kondom
Senin, 14 Februari 2022 - 15:19 WIB
loading...
Anggota Satpol PP Bone saat razia penjualan kondom di salah satu toko retail modern di Kabupaten Bone, Senin (14/2/2022). Foto: SINDOnews/Justang Muhammad
A
A
A
BONE - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang penjualan alat kontrasepsi, khususnya kondom selama Hari Valentine, Senin (14/2/2022).
Bahkan, Satpol PP Kabupaten Bone melaksanakan razia penjualan kondom di sejumlah toko retail modern di Kota Watampone, Kabupaten Bone.
Baca juga:Satpol PP Sinjai Larang Penjualan Kondom Secara Bebas di Malam Valentine
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bone, Andi Akbar menuturkan, razia tersebut untuk mengantisipasi praktik asusila oleh pasangan bukan suami istri.
"Ini dalam rangka memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat,” kata Kasatpol PP Bone, Andi Akbar kepada SINDOnews, Senin (14/2/2022).
Kata dia, sebelum melakukan razia pihaknya sudah mengimbau minimarket agar tidak menjual kondom pada malam Valentine.
Baca juga:Sejarah Hari Valentine, Ini Peran Penting Cokelat Silverqueen dan Cadbury
"Demi mencegah penyalahgunaan alat tersebut, utamanya bagi remaja maupun anak di bawah umur yang dapat merusak generasi dan nama daerah," kata A Akbar.
Selain merazia toko retail modern, Satpol PP Kabupaten Bone juga melaksanakan razia di sejumlah indekos di Kota Watampone.
“Tidak hanya itu kamu juga akan melakukan patroli di sejumlah titik tempat kos-kos perkumpulan anak remaja yang rayakan valentine,” kata Andi Akbar.
Baca juga:Kenapa Hari Valentine Identik dengan Cokelat? Ini Penjelasannya
Kendati demikian, mantan Camat Bontocani ini menyebut tidak ada pasangan yang terjaring dugaan melakukan praktik asusila
“Semalam sudah dilakukan razia. Meski tidak ada pasangan terjaring namun kita pastikan, razia akan terus kita gelar dengan menyasar rumah kost dan penginapan,” sebutnya.
Bahkan, Satpol PP Kabupaten Bone melaksanakan razia penjualan kondom di sejumlah toko retail modern di Kota Watampone, Kabupaten Bone.
Baca juga:Satpol PP Sinjai Larang Penjualan Kondom Secara Bebas di Malam Valentine
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bone, Andi Akbar menuturkan, razia tersebut untuk mengantisipasi praktik asusila oleh pasangan bukan suami istri.
"Ini dalam rangka memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat,” kata Kasatpol PP Bone, Andi Akbar kepada SINDOnews, Senin (14/2/2022).
Kata dia, sebelum melakukan razia pihaknya sudah mengimbau minimarket agar tidak menjual kondom pada malam Valentine.
Baca juga:Sejarah Hari Valentine, Ini Peran Penting Cokelat Silverqueen dan Cadbury
"Demi mencegah penyalahgunaan alat tersebut, utamanya bagi remaja maupun anak di bawah umur yang dapat merusak generasi dan nama daerah," kata A Akbar.
Selain merazia toko retail modern, Satpol PP Kabupaten Bone juga melaksanakan razia di sejumlah indekos di Kota Watampone.
“Tidak hanya itu kamu juga akan melakukan patroli di sejumlah titik tempat kos-kos perkumpulan anak remaja yang rayakan valentine,” kata Andi Akbar.
Baca juga:Kenapa Hari Valentine Identik dengan Cokelat? Ini Penjelasannya
Kendati demikian, mantan Camat Bontocani ini menyebut tidak ada pasangan yang terjaring dugaan melakukan praktik asusila
“Semalam sudah dilakukan razia. Meski tidak ada pasangan terjaring namun kita pastikan, razia akan terus kita gelar dengan menyasar rumah kost dan penginapan,” sebutnya.
(luq)
Lihat Juga :