Dinas Kominfo Jayapura Usulkan 20 Kampung Jadi Smart Village ke Kemendes
Selasa, 08 Februari 2022 - 18:26 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa kampung (desa) yang diusulkan Dinas Kominfo bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura yaitu Kampung Yokiwa, Kampung Nolokla, Kampung Asei Kecil, dan Kampung Nendali (Distrik Sentani Timur), Kampung Yoboi, Kampung Sereh dan Kampung Ifar Besar (Distrik Sentani), Kampung Doyo Lama dan Kampung Sosiri (Distrik Waibhu).
"Kemudian di Distrik Sentani Barat itu kita dorong dua kampung yakni Kampung Sabron Sari dan Maribu. Lalu di Nimboran yang kita dorong itu sebanyak tiga kampung yaitu Gemebs, Pobaim dan Keitemung. Kalau di Nimbokrang itu kita dorong Benyom Jaya I, di Raveni Rara itu ada dua kampung yang kita dorong yaitu Yongsu Desoyo dan Necheibhe, di Depapre kita hanya dorong satu kampung saja yakni Tablasupa. Sedangkan di Distrik Yapsi kita dorong Ongan Jaya dan Bumi Sahaja. Itu 20 kampung yang kami usulkan bersama DPMK," paparnya.
Lebih lanjut Gustaf menerangkan, indikator dari program tersebut sebenarnya diambil dari indikator kampung mandiri. "Syarat kampung-kampung yang kita usul untuk mengikuti program Smart Village atau Kampung (Desa) Cerdas itu harus ada aliran listrik, jaringan Telkomsel, kemudian aliran listrik dari PLTA atau PLTU itu yang kita usulkan atau masukkan ke Kemendes PDTT RI," katanya.
Ia berharap, ke depan kampung-kampung yang diusulkan mendapatkan atau mengikuti program ini dan berhasil menjadi Desa Cerdas dan dapat membagi ilmunya kepada kampung-kampung lain di sekitarnya. CM
"Kemudian di Distrik Sentani Barat itu kita dorong dua kampung yakni Kampung Sabron Sari dan Maribu. Lalu di Nimboran yang kita dorong itu sebanyak tiga kampung yaitu Gemebs, Pobaim dan Keitemung. Kalau di Nimbokrang itu kita dorong Benyom Jaya I, di Raveni Rara itu ada dua kampung yang kita dorong yaitu Yongsu Desoyo dan Necheibhe, di Depapre kita hanya dorong satu kampung saja yakni Tablasupa. Sedangkan di Distrik Yapsi kita dorong Ongan Jaya dan Bumi Sahaja. Itu 20 kampung yang kami usulkan bersama DPMK," paparnya.
Lebih lanjut Gustaf menerangkan, indikator dari program tersebut sebenarnya diambil dari indikator kampung mandiri. "Syarat kampung-kampung yang kita usul untuk mengikuti program Smart Village atau Kampung (Desa) Cerdas itu harus ada aliran listrik, jaringan Telkomsel, kemudian aliran listrik dari PLTA atau PLTU itu yang kita usulkan atau masukkan ke Kemendes PDTT RI," katanya.
Ia berharap, ke depan kampung-kampung yang diusulkan mendapatkan atau mengikuti program ini dan berhasil menjadi Desa Cerdas dan dapat membagi ilmunya kepada kampung-kampung lain di sekitarnya. CM
(ars)
Lihat Juga :