Polsek Manuju dan PLTA Bili-bili Gelar Simulasi Tanggap Darurat Huru-hara
Sabtu, 05 Februari 2022 - 14:25 WIB
loading...
Polsek Manuju dan PLTA Bili-bili menggelar simulasi tanggap darurat huru-hara untuk mengantisipasi ancaman tindak kriminal. Foto: Humas Polsek Manuju
A
A
A
GOWA - Kepolisian Sektor (Polsek) Manuju di Kabupaten Gowa menggelar simulasi tanggap darurat huru-hara, Jumat (4/2/2022) kemarin. Kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka mengantisipasi terjadinya ancaman tindak kriminal terhadap objek vital di wilayah hukumnya.
Kegiatan latihan bersama tersebut dilakukan bekerja sama dengan pihak kantor Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bili-bili , yang juga bagian dari Bendungan bili-bili Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Hadir dan menyaksikan langsung kegiatan itu yakni Kapolsek Manuju Iptu Firman dan Manager PLTA Bili-bili Bahtiar.
Baca Juga: Lawan Aksi Geng Motor, Personel Samapta Polres Gowa Tingkatkan Patroli
Pada simulasi tersebut, Kasium Polsek Manuju Aipda Rizal, bertindak sebagai instruktur. Ia melatih personel gabungan pihak PLTA perihal cara bertindak dalam menangani unjuk rasa dan tindak kriminal lainnya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Dalam simulasi tersebut bahkan memperlihatkan kesigapan petugas dalam menyelamatkan salah satu sandera. "Ini memang kegiatan simulasi tanggap darurat penanganan unjuk rasa dan aksi penyanderaan komandan," ucap Iptu Firman.
Kegiatan latihan bersama tersebut dilakukan bekerja sama dengan pihak kantor Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bili-bili , yang juga bagian dari Bendungan bili-bili Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Hadir dan menyaksikan langsung kegiatan itu yakni Kapolsek Manuju Iptu Firman dan Manager PLTA Bili-bili Bahtiar.
Baca Juga: Lawan Aksi Geng Motor, Personel Samapta Polres Gowa Tingkatkan Patroli
Pada simulasi tersebut, Kasium Polsek Manuju Aipda Rizal, bertindak sebagai instruktur. Ia melatih personel gabungan pihak PLTA perihal cara bertindak dalam menangani unjuk rasa dan tindak kriminal lainnya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Dalam simulasi tersebut bahkan memperlihatkan kesigapan petugas dalam menyelamatkan salah satu sandera. "Ini memang kegiatan simulasi tanggap darurat penanganan unjuk rasa dan aksi penyanderaan komandan," ucap Iptu Firman.
Lihat Juga :