DLH Pasuruan Gandeng PPLI dan DESI Simulasi Penanganan Bencana Limbah B3

Selasa, 30 Juli 2024 - 11:14 WIB
loading...
DLH Pasuruan Gandeng...
Kegiatan Geladi Kedaruratan B3 yang diadakan Pemkab Pasuruan dengan menggandeng PPLI dan DESI, Selasa (30/7/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
PASURUAN - Tingkat kerawanan bencana alam dan non alam di Indonesia sangat tinggi. Bencana bisa terjadi sewaktu-waktu. Penanggulangan bencana menjadi tanggungjawab pemerintah.

Salah satu jenis bencana non alam yang perlu diwaspadai adalah potensi paparan risiko bencana Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( Limbah B3 ). Kabupaten Pasuruan saat ini memiliki kurang lebih 1.464 industri baik skala besar maupun kecil.

"Tentu hal ini memiliki potensi terjadinya kedaruratan yang tinggi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Taufiqul Ghony di sela kegiatan simulasi kedaruratan pengelolaan B3 dan Limbah B3 di Pasuruan, Selasa (30/7/2024). Baca juga: Kementerian LHK Sosialisasikan Pengolahan Limbah Sesuai Regulasi

Mengantisipasi potensi kedaruratan yang mungkin terjadi, DLH menginisiasi kegiatan simulasi menghadapi bencana pencemaran B3 dengan melibatkan berbagai unsur baik pemerintah maupun swasta. Untuk mendukung kegiatan tersebut selain melibatkan unsur negara seperti BPBD, kepolisian dan pemadam kebakaran, DLH juga menggandeng dua perusahaan pengolah limbah B3, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) dan PT Dowa Eco System Indonesia (DESI).

Kedua perusahaan asal negeri sakura Jepang tersebut dianggap sudah berpengalaman dan konsisten dalam industri pengolahan limbah B3 di Indonesia. Manager K3 PPLI Agus Kartiwan menegaskan dukungannya untuk membantu Indonesia dalam menghadapi situasi kedaruratan pencemaran limbah B3.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gudang Barang Bekas...
Gudang Barang Bekas di Bekasi Kebakaran, Api Masih Berkobar hingga Malam Ini
Perajin Batik Kemang...
Perajin Batik Kemang Bogor Dilatih Kelola IPAL Berbasis IoT
Warga Rancaekek Bandung...
Warga Rancaekek Bandung Keluhkan Pencemaran Limbah Tekstil di Sungai Cikijing, Air Hitam dan Berbau
Bahaya! Limbah Medis...
Bahaya! Limbah Medis Sengaja Dibuang ke Sungai Citarum
Polisi Usut Penyebab...
Polisi Usut Penyebab Kebocoran Truk Cairan Kimia yang Akibatkan Lebih 100 Orang Luka
AQUA Paparkan Hasil...
AQUA Paparkan Hasil Kajian Sumber Daya Air DAS Kedunglarangan Pasuruan
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Angkat Isu Sengketa...
Angkat Isu Sengketa Limbah Industri Non-B3 di Cikarang, Wulan Windiarti Raih Gelar Doktor
Jadwal dan Link Simulasi...
Jadwal dan Link Simulasi TKA 2026 SD–SMP, Cek Tanggal Lengkapnya
Rekomendasi
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved