Atasi Diabetes dengan Rutin Berolahraga dan Pengaturan Pola Makanan
Minggu, 30 Januari 2022 - 23:44 WIB
loading...
A
A
A
Hal tersebut, tambahnya, disebabkan karena fungsi pompa jantung yang melemah menyebabkan sirkulasi tubuh terganggu. Ditambah dengan diabetes yang dapat meningkatkan risiko infeksi ke organ lain seperti paru-paru, saluran kemih dan lainnya. "Resiko ini mengurangi kesempatan hidup pasien," imbuhnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa penyakit diabetes memiliki beberapa tipe. Tipe pertama adalah penurunan produksi insulin yang berfungsi menstabilkan kadar gula dalam darah. Tipe kedua, terjadi karena adanya 'resistensi insulin' yang disebabkan oleh gaya hidup kurang berolahraga, obesitas karena asupan makanan dan lainnya.
"Kemudian (tipe ketiga) dikenal juga tipe diabetes gestasional yang terjadi pada ibu hamil, walaupun tidak semua ibu hamil akan mengalami diabetes," ungkapnya. Baca juga: Bisa Jadi Gejala Awal Neuropati Diabetik, Jangan Abaikan Kebas dan Kesemutan
Terhadap pasien diabetes, penanganan yang akan dilakukan dokter adalah menstabilkan gula darah. Dan pengobatan mungkin akan diubah dosis atau jenis obat sesuai anjuran dokter.
Dokter Ferica juga meluruskan bahwa tidak benar obat gula akan merusak ginjal. "Justru komplikasi terhadap ginjal akan terjadi pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dan tentunya dokter akan memberikan obat yang disesuaikan dengan kondisi ginjal," tutupnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa penyakit diabetes memiliki beberapa tipe. Tipe pertama adalah penurunan produksi insulin yang berfungsi menstabilkan kadar gula dalam darah. Tipe kedua, terjadi karena adanya 'resistensi insulin' yang disebabkan oleh gaya hidup kurang berolahraga, obesitas karena asupan makanan dan lainnya.
"Kemudian (tipe ketiga) dikenal juga tipe diabetes gestasional yang terjadi pada ibu hamil, walaupun tidak semua ibu hamil akan mengalami diabetes," ungkapnya. Baca juga: Bisa Jadi Gejala Awal Neuropati Diabetik, Jangan Abaikan Kebas dan Kesemutan
Terhadap pasien diabetes, penanganan yang akan dilakukan dokter adalah menstabilkan gula darah. Dan pengobatan mungkin akan diubah dosis atau jenis obat sesuai anjuran dokter.
Dokter Ferica juga meluruskan bahwa tidak benar obat gula akan merusak ginjal. "Justru komplikasi terhadap ginjal akan terjadi pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dan tentunya dokter akan memberikan obat yang disesuaikan dengan kondisi ginjal," tutupnya.
(don)
Lihat Juga :