Peringati Hari Gizi Nasional, Setwapres dan Mayora Gelar Kick Off Program Pencegahan Stunting
Rabu, 26 Januari 2022 - 13:11 WIB
loading...
Memperingati Hari Gizi Nasional, Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) bekerja sama dengan PT Mayora, untuk kesekian kalinya melaksanakan kegiatan Kick off Program Cegah Stunting’.(Ist)
A
A
A
PASURUAN - Memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada 25 Januari 2022, Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) bekerja sama dengan PT Mayora, untuk kesekian kalinya melaksanakan kegiatan 'Kick off Program Cegah Stunting ’. Kegiatan ini juga merupakan, program kemitraan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat.
Kegiatan Kick off Program Cegah Stunting ini digelar di balai serbaguna Djoglo Kejayan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan , Jawa Timur, Rabu, (26/1/2022) .
Hadir dalam kesempatan tersebut, asisten deputy bidang penanggulangan kemiskinan, kantor sekretariat wakil presiden, Abdul Muis. Wakil Bupati Pasuruan K.H. Abdul Mujib Imron. .
Asisten deputi bidang penanggulangan kemiskinan, kantor sekretariat wakil presiden Abdul Muis, dalam sambutannya menyampaikan program kerja sama multi pihak menjadi penting dalam pencapaian target penurunan stunting di Indonesia.
”Upaya pencegahan permasalahan stunting, saat ini menjadi perhatian besar bagi pemerintah dan semua kalangan termasuk pihak swasta. kemitraan yang dilakukan oleh PT. Mayora sebagai mitra pemerintah, dengan melibatkan langsung kelompok sasaran dan penerima manfaat atas bantuan yang diberikan, merupakan contoh baik dan perlu di apresiasi," jelasnya.
Dikatakan Abdul Muis, pihaknya berharap atas apa yang dilakukan mitra pemerintah dalam hal ini PT. Mayora, bisa benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga target penurunan angka stunting sebanyak 14% bisa tercapai di tahun 2024.
Sebagaimana diketahui, stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Hal ini dikarenakan anak stunting, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh pendek/kerdil) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya, hal ini tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas di usia-usia produktif.
Kegiatan Kick off Program Cegah Stunting ini digelar di balai serbaguna Djoglo Kejayan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan , Jawa Timur, Rabu, (26/1/2022) .
Hadir dalam kesempatan tersebut, asisten deputy bidang penanggulangan kemiskinan, kantor sekretariat wakil presiden, Abdul Muis. Wakil Bupati Pasuruan K.H. Abdul Mujib Imron. .
Asisten deputi bidang penanggulangan kemiskinan, kantor sekretariat wakil presiden Abdul Muis, dalam sambutannya menyampaikan program kerja sama multi pihak menjadi penting dalam pencapaian target penurunan stunting di Indonesia.
”Upaya pencegahan permasalahan stunting, saat ini menjadi perhatian besar bagi pemerintah dan semua kalangan termasuk pihak swasta. kemitraan yang dilakukan oleh PT. Mayora sebagai mitra pemerintah, dengan melibatkan langsung kelompok sasaran dan penerima manfaat atas bantuan yang diberikan, merupakan contoh baik dan perlu di apresiasi," jelasnya.
Dikatakan Abdul Muis, pihaknya berharap atas apa yang dilakukan mitra pemerintah dalam hal ini PT. Mayora, bisa benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga target penurunan angka stunting sebanyak 14% bisa tercapai di tahun 2024.
Sebagaimana diketahui, stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa. Hal ini dikarenakan anak stunting, bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh pendek/kerdil) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya, hal ini tentu akan sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas di usia-usia produktif.
Lihat Juga :