Kecelakaan Tunggal, Mantan Bupati Muba Pahri Azhari Meninggal Dunia
Kamis, 23 April 2020 - 15:26 WIB
loading...
Mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Pahri Azhari sebelum meninggal kecelakaan tunggal. Foto/YouTube
A
A
A
PALEMBANG - Mantan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Pahri Azhari meninggal dunia, Kamis (23/4/2020). Kabar duka disampaikan Hendri Zainuddin, rekan almarhum sesama Pengurus Klub Sriwijaya FC.
Sebelum meninggal, Pahri sempat mendapat perawatan di RS Siloam Palembang akibat kecelakaan tunggal di Banyuasin pada 16 April 2020 lalu. Bahkan, Pahri telah menjalani operasi di RS Siloam Sriwijaya, Minggu (19/4/2020). Akibat luka memar didadanya, setelah terjatuh dari motor.
Mantan ketua DPW PAN Sumsel tersebut, hendak memenuhi undangan camat di daerah Banyuasin. Suami dari Lucyanti tersebut, menggunakan sepeda motor gede (moge) merek BMW dari Palembang bersama 4 rekannya lainnya.
"Berangkat konvoi dari Palembang sekitar pukul 9.00 WIB, saat itu posisi bapak ada diposisi kedua. Saya dapat cerita dari kendaraan yang ada dibelakang, yakni Mangku (Heru), jika bapak motong atau nyusul mobil di depan." tutur Hendri Zainuddin yang juga kerabat Pahri.
Memang mobil saat itu sudah terpotong, tapi karena ada lubang di depan, beliau berhasil ngelak lubang pertama. Tapi di lubang kedua tidak terhindar, dan melangsar sekitar 15 meteran, kejadian di daerah Sumbawa. Bahkan ada firasat saat Pahri akan berangkat, yang mana Pahri menunjukkan perilaku yang berbeda dari biasanya. Pahri sempat 3 kali maju mundur untuk pergi dengan motor.
"Kalo kato Wong Plembang tu.... di rumah agak bingsal, ngapo Bapak ni dak cak biasanya. Saya juga saat itu izin mau ke rumah satunya, namun tatapannya langsung buang muka, dan setelah berjalan 2 meter di jawab oh iyo, dan itu jadi pikiran juga," tukasnya.
Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk melalui Kasat Lantas AKP Avani, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang dialami mantan Bupati Muba Pahri Azhari. Korban saat itu konvoi bersama rekannya dan terjatuh, Pahri diduga hilang konsentrasi saat mengendari motor gedeh (mogeh) BG 2446 AAQ.
Sebelum meninggal, Pahri sempat mendapat perawatan di RS Siloam Palembang akibat kecelakaan tunggal di Banyuasin pada 16 April 2020 lalu. Bahkan, Pahri telah menjalani operasi di RS Siloam Sriwijaya, Minggu (19/4/2020). Akibat luka memar didadanya, setelah terjatuh dari motor.
Mantan ketua DPW PAN Sumsel tersebut, hendak memenuhi undangan camat di daerah Banyuasin. Suami dari Lucyanti tersebut, menggunakan sepeda motor gede (moge) merek BMW dari Palembang bersama 4 rekannya lainnya.
"Berangkat konvoi dari Palembang sekitar pukul 9.00 WIB, saat itu posisi bapak ada diposisi kedua. Saya dapat cerita dari kendaraan yang ada dibelakang, yakni Mangku (Heru), jika bapak motong atau nyusul mobil di depan." tutur Hendri Zainuddin yang juga kerabat Pahri.
Memang mobil saat itu sudah terpotong, tapi karena ada lubang di depan, beliau berhasil ngelak lubang pertama. Tapi di lubang kedua tidak terhindar, dan melangsar sekitar 15 meteran, kejadian di daerah Sumbawa. Bahkan ada firasat saat Pahri akan berangkat, yang mana Pahri menunjukkan perilaku yang berbeda dari biasanya. Pahri sempat 3 kali maju mundur untuk pergi dengan motor.
"Kalo kato Wong Plembang tu.... di rumah agak bingsal, ngapo Bapak ni dak cak biasanya. Saya juga saat itu izin mau ke rumah satunya, namun tatapannya langsung buang muka, dan setelah berjalan 2 meter di jawab oh iyo, dan itu jadi pikiran juga," tukasnya.
Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk melalui Kasat Lantas AKP Avani, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang dialami mantan Bupati Muba Pahri Azhari. Korban saat itu konvoi bersama rekannya dan terjatuh, Pahri diduga hilang konsentrasi saat mengendari motor gedeh (mogeh) BG 2446 AAQ.
Lihat Juga :