Spesialis Pecah Kaca Tersungkur Kedua Kakinya Diterjang Peluru Polisi
Selasa, 18 Januari 2022 - 22:24 WIB
loading...
Tim Opsnal Satreskrim Polresta Barelang, berhasil membekuk pelaku spesialis pecah kaca mobil yang kerap beraksi diberbagai lokasi di Batam. Foto/iNews TV/Gusti Yennosa
A
A
A
BATAM - Kiki Yuhendri harus terpincang-pincang, setelah kedua kakinya diterjang timas panas anggota Satreskrim Polresta Barelang. Petualangan residivis pencurian spesialis pecah kaca ini, berakhir dengan bersimbah darah.
Baca juga: Curi Besi Bekas Milik KAI, 3 Pria di Subang Sujud Syukur Usai Damai
Polisi terpaksa menembak pelaku, karena nekat melawan petugas saat akan ditangkap. Berulang kali masuk penjara, tidak membuat Kiki Yuhendri jera. Baru tiga bulan bebas dari Lapas Barelang, Kiki Yuhendri kembali beraksi melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat).
Menurut Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto tersangka Kiki Yuhendri merupakan spesialis pembobol dan pecah kaca mobil. "Korbannya sudah mencapai puluhan orang di wilayah Kota Batam," terangnya.
Baca juga: Hendak Setubuhi Selingkuhan di Gudang, Pria OKU Ini Dipergoki Anaknya Sendiri
Sebelum menjalankan aksinya, pelaku mengintai korban yang mayoritas wanita. Rata-rata korban yang diincar, merupakan wanita yang baru melakukan transaksi uang tunai di bank maupun mesin ATM.
Baca juga: Curi Besi Bekas Milik KAI, 3 Pria di Subang Sujud Syukur Usai Damai
Polisi terpaksa menembak pelaku, karena nekat melawan petugas saat akan ditangkap. Berulang kali masuk penjara, tidak membuat Kiki Yuhendri jera. Baru tiga bulan bebas dari Lapas Barelang, Kiki Yuhendri kembali beraksi melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat).
Menurut Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto tersangka Kiki Yuhendri merupakan spesialis pembobol dan pecah kaca mobil. "Korbannya sudah mencapai puluhan orang di wilayah Kota Batam," terangnya.
Baca juga: Hendak Setubuhi Selingkuhan di Gudang, Pria OKU Ini Dipergoki Anaknya Sendiri
Sebelum menjalankan aksinya, pelaku mengintai korban yang mayoritas wanita. Rata-rata korban yang diincar, merupakan wanita yang baru melakukan transaksi uang tunai di bank maupun mesin ATM.
Lihat Juga :