Kerja Sama dengan Perusahaan Farmasi Diperlukan untuk Produksi Vaksin
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Jika terwujud, merger perusahaan transatlantik itu akan menjadi perusahaan terbesar di dunia dengan nilai aset mencapai USD200 miliar. Itu juga akan menyatukan langkah perusahaan farmasi dalam mengembangkan vaksin dan pengobatan virus corona.
AstraZeneca yang berkantor pusat di Cambridge, Inggris, baru-baru ini mengambil alih Royal Dutch Shell. Gilead kini memiliki nilai mencapai USD96 miliar dan terus melakukan ekspansi.
AstraZeneca menghubungi Gilead pada Mei lalu dan tidak memberikan informasi transaksi tersebut. “Kita tidak berkomentar mengenai rumor atau spekulasi tersebut,” kata juru bicara AstraZeneca kepada Guardian.
Namun, sumber yang dekat dengan AstraZeneca mengungkapkan, upaya pendekatan tersebut sangat rasional karena perkembangan situasi saat ini. AstraZeneca memang menjadi garda depan dalam pengembangan vaksin dengan para peneliti Universitas Oxford. Vaksin mereka berpotensi sukses besar. (Baca juga: Terbang Dekat Perbatasan, Jet F22 AS Kawal Pembon TU-95M Rusia)
Sementara itu, obat antivirus Remdesivir yang diproduksi Gilead telah disepakati sebagai obat perawatan pasien Covid-19 di seluruh dunia. Mereka juga telah sukses melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19. Bloomberg melaporkan, Gilead telah mendiskusikan rencana merger dengan para penasihatnya.
AstraZeneca yang berkantor pusat di Cambridge, Inggris, baru-baru ini mengambil alih Royal Dutch Shell. Gilead kini memiliki nilai mencapai USD96 miliar dan terus melakukan ekspansi.
AstraZeneca menghubungi Gilead pada Mei lalu dan tidak memberikan informasi transaksi tersebut. “Kita tidak berkomentar mengenai rumor atau spekulasi tersebut,” kata juru bicara AstraZeneca kepada Guardian.
Namun, sumber yang dekat dengan AstraZeneca mengungkapkan, upaya pendekatan tersebut sangat rasional karena perkembangan situasi saat ini. AstraZeneca memang menjadi garda depan dalam pengembangan vaksin dengan para peneliti Universitas Oxford. Vaksin mereka berpotensi sukses besar. (Baca juga: Terbang Dekat Perbatasan, Jet F22 AS Kawal Pembon TU-95M Rusia)
Sementara itu, obat antivirus Remdesivir yang diproduksi Gilead telah disepakati sebagai obat perawatan pasien Covid-19 di seluruh dunia. Mereka juga telah sukses melaksanakan uji klinis vaksin Covid-19. Bloomberg melaporkan, Gilead telah mendiskusikan rencana merger dengan para penasihatnya.
(don)
Lihat Juga :