Bayi Meninggal di Dalam Ambulans yang Terjebak Macet

Senin, 17 Januari 2022 - 21:05 WIB
loading...
A A A
"Dan membuat jaringan komunikasi antara ambulans dengan kepolisian utamanya Polantas di Kota Makassar untuk bantuan kelancaraan lalu lintas menuju RS terdekat. Dan mengarahkan kelengkapan keadaan darurat dalam ambulans bekerja sama Dinas Kesehatan," ungkapnya.

Selain itu pihaknya sudah membuat selebaran atau imbauan bahwa kepolisian siap memberikan pelayanan pengawalan ambulans, mobil jenazah dan lainnya secara gratis. "Minggu ini akan ditempelkan stiker nomor layanan pengawalan kepolisian ke seluruh dashboard mobil ambulans. Bisa dihubungi di nomor telepon atau WhatsApp 081342596570, Sat PJR Polda Sulsel," paparnya.

Sementara itu, orang tua bayi tersebut, Vivi Sumianti (25) mengaku anaknya mengalami batuk dan demam tinggi. Awalnya Nadia dibawa ke RS Bahagia Jalan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, namun terpaksa dipulangkan lantaran terkendala biaya dan berkas administratif.

"Jadi satu malamjidirawat. Dokternya bilang saya rujuk ke RS Daya. Jadi kubilang tidak ada KK (Kartu Keluarga), baru lama kalau kita mau urus lagi keterangan domisili sementara. Baru ini anak batuk berdahak mi sama tinggi panasnya," katanya dihubungi terpisah.

Baca juga:Ditlantas Kaji Solusi Parkir Liar Sekitar Mal di Makassar

Sesampainya di kosannya Jalan Karunrung, Kecamatan Rappocini. Vivi mengadu ke Ketua RT setempat, Rabiana. "Ditelepon kan ma itu ambulans kodong. Kubawami anakku ke RS Daya. Kemarin malam itu kejadian, tadi siang sudah dikubur," ucapnya.

Namun dalam perjalanan, ambulans yang disopiri Mawardi terjebak macet di Jalan Urip Sumoharjo. "Itu juga pemotor tidak mau kasih jalan juga, sudah tahu darurat masih dipepet juga. Iye tidak ada kasihan yang kawal, cuman itu mobil cepat-cepat ke sana, sampai di Urip ji meninggalmi kodong anakku," tuturnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemotor Halangi Ambulans...
Pemotor Halangi Ambulans yang Berujung Perusakan di Depok Jadi Tersangka
Suasana Terkini Stasiun...
Suasana Terkini Stasiun Bekasi Timur: Evakuasi Kereta Masih Berlangsung, Ambulans Hilir Mudik
Ambulans Silih Berganti...
Ambulans Silih Berganti Angkut Korban Kecelakaan Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Kronologi 2 Ambulans...
Kronologi 2 Ambulans Nyaris Dibakar OTK di Yahukimo
Permudah Layanan Kesehatan...
Permudah Layanan Kesehatan bagi Masyarakat di Daerah, Astra Serahkan 35 Unit Ambulans
Pesantren Al Khoziny...
Pesantren Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Ambulans Terus Berdatangan Bawa Korban
Perempuan Ini Pingsan...
Perempuan Ini Pingsan saat Tes Kerja, Malah Diperkosa Beramai-ramai di Ambulans
Ambulan atau Ambulans,...
Ambulan atau Ambulans, Mana Kata yang Baku Menurut KBBI?
Gencatan Senjata di...
Gencatan Senjata di Palestina, NU Care-Lazisnu dan BZS Mesir Kirimkan 5 Ambulans
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved