Bayi Meninggal di Dalam Ambulans yang Terjebak Macet
Senin, 17 Januari 2022 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Koper Hitam Dekat Masjid Al Markaz Gegerkan Warga, Dikira Bom
Di sisi lain, Zulanda menyayangkan kejadian itu. Menurut dia, sopir ambulans seharusnya bisa berinisiatif untuk membawa pasien ke rumah sakit terdekat, ketimbang harus memaksakan diri melanjutkan perjalanan. "Karena ada lima RS lainnya yang dilalui di rute tersebut," paparnya.
Lebih jauh, menurutnya sopir dalam videonya terkesan melempar kesalahan kepada polisi lalu lintas karena tidak ada escort yang diartikan oleh Zulanda sebagai pengawal liar roda dua pribadi dengan modifikasi tambahan strobo dan sirine.
"Dalam hal ini kami akan berkoordinasi dengan Polrestabes (Makassar) guna mendalami motif dari sopir ambulans tersebut, mengapa tidak membawa ke RS terdekat dan tetap memaksakan menuju RS yang ada di Daya padahal kondisi lalu lintas saat itu dalam keadaan pada, sedangkan kondisi pasien dalam keadaan emergensi," tuturnya.
"Walaupun dalam pantau video yang beredar lalin masih tidak terlalu padat. Sekaligus mendalami motif dari sopir tersebut dalam membuat video tersebut," sambung Perwira Polri dua bunga melati ini.
Atas kejadian itu, Zulanda berjanji akan berupaya mengumpulkan seluruh mobil ambulans komunitas atau relawan untuk dilakukan pembinaan dan pelatihan tata cara mengendarai dalam keadaan darurat.
Baca juga:Terlibat Tawuran, Dua Kelompok Warga di Kelurahan Bunga Eja Beru Didamaikan
Di sisi lain, Zulanda menyayangkan kejadian itu. Menurut dia, sopir ambulans seharusnya bisa berinisiatif untuk membawa pasien ke rumah sakit terdekat, ketimbang harus memaksakan diri melanjutkan perjalanan. "Karena ada lima RS lainnya yang dilalui di rute tersebut," paparnya.
Lebih jauh, menurutnya sopir dalam videonya terkesan melempar kesalahan kepada polisi lalu lintas karena tidak ada escort yang diartikan oleh Zulanda sebagai pengawal liar roda dua pribadi dengan modifikasi tambahan strobo dan sirine.
"Dalam hal ini kami akan berkoordinasi dengan Polrestabes (Makassar) guna mendalami motif dari sopir ambulans tersebut, mengapa tidak membawa ke RS terdekat dan tetap memaksakan menuju RS yang ada di Daya padahal kondisi lalu lintas saat itu dalam keadaan pada, sedangkan kondisi pasien dalam keadaan emergensi," tuturnya.
"Walaupun dalam pantau video yang beredar lalin masih tidak terlalu padat. Sekaligus mendalami motif dari sopir tersebut dalam membuat video tersebut," sambung Perwira Polri dua bunga melati ini.
Atas kejadian itu, Zulanda berjanji akan berupaya mengumpulkan seluruh mobil ambulans komunitas atau relawan untuk dilakukan pembinaan dan pelatihan tata cara mengendarai dalam keadaan darurat.
Baca juga:Terlibat Tawuran, Dua Kelompok Warga di Kelurahan Bunga Eja Beru Didamaikan
Lihat Juga :