Pastikan Bukan Konten, Polisi Selidiki Kasus Perundungan Siswi di Makassar
loading...
A
A
A
Sehari setelah kejadian kata Idris, barulah Kadis Pendidikan Muhyiddin datang dan berupaya memediasi persoalan ini. Bukannya memberikan solusi pernyataan Kadis Muhyiddin membuat orang tua korban kecewa. "Ini sebuah fakta tentang kekerasan yang dialami anak kami," tegasnya.
Dia bilang pelaporan dilayangkan ke Polisi pada 10 Januari dengan nomor surat laporan STBL/64/I/22/Polda Sulsel/Restabes Makassar. Sehari setelah melapor, sang istri kata Idris telah dimintai keterangan menyoal kasus itu. Mereka juga menyertakan bukti rekaman video penganiayaan.
Idris berharap pihak kepolisian dapat mengungkap para pelaku penganiayaan terhadap anaknya. Akibat kejadian itu, sang anak mengalami tekanan psikologis hingga tak mau lagi masuk sekolah. "Anak saya mengalami trauma makanya belakangan ini tidak mau dulu pergi sekolah," imbuh Idris.
Dia bilang pelaporan dilayangkan ke Polisi pada 10 Januari dengan nomor surat laporan STBL/64/I/22/Polda Sulsel/Restabes Makassar. Sehari setelah melapor, sang istri kata Idris telah dimintai keterangan menyoal kasus itu. Mereka juga menyertakan bukti rekaman video penganiayaan.
Idris berharap pihak kepolisian dapat mengungkap para pelaku penganiayaan terhadap anaknya. Akibat kejadian itu, sang anak mengalami tekanan psikologis hingga tak mau lagi masuk sekolah. "Anak saya mengalami trauma makanya belakangan ini tidak mau dulu pergi sekolah," imbuh Idris.
(agn)